CAHAYASIANG.ID, MANADO – Kegiatan Temu Bisnis VI dan Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF), resmi dibuka Rabu (3/8) siang tadi. Secara virtual, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara Ronald Lumbuun, mengikuti kegiatan dari Ruang Sitou Timou Tumou Tou.

Dalam giat yang diprakarsai oleh Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Keuangan tersebut, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menyampaikan sambutannya, dimana ia menyebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 berisi tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi Dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
“Hadirnya Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, serta Pelaku Usaha dalam kegiatan Temu Bisnis Tahap VI dan ICEF ini sebagai langkah nyata mendukung kampanye nasional Gerakan Bangga Buatan Indonesia,” terangnya.
Lanjut Menteri Yasonna, Temu Bisnis VI bertujuan agar tercapainya target 95% PAGU Anggaran Belanja Barang dan Jasa PDN atau senilai minimal Rp.1.171 Triliun, realisasi belanja produk UMKM/IKM/Artisan senilai Rp250 Triliun dan prioritas belanja produk merek dalam negeri, transaksi melalui Katalog Elektronik senilai Rp500 Triliun, penggunaan kartu kredit pemerintah domestik, dan reward and punishment bagi K/L/PD dan BUMN yang tidak mencapai pagu anggaran sebesar 95%.
Mengusung tema “Merdeka Belanja Produk Dalam Negeri Wujudkan Kemandirian Bangsa”, giat yang diselenggarakan mulai tanggal 3 sampai tanggal 5 Agustus 2023 di JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat tersebut, juga diintegrasikan dengan kegiatan Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) yang diinisiasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).
“Dengan semangat yang sama, ICEF yang digagas oleh LKPP dan Kadin diharapkan menjadi wadah untuk sosialisasi e-katalog LKPP sehingga Pelaku Usaha terutama di daerah bisa lebih memahami fasilitas LKPP dan lebih dekat dengan para pengguna anggaran,” ungkap Menteri Yasonna.

Melalui Temu Bisnis VI dan Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF), diharapkan dapat mendorong optimalisasi pengembangan, pemanfaatan dan penggunaan produk dan jasa dalam negeri sehingga berdampak pada kemajuan perekonomian nasional.
“Hal ini merupakan aspek penting guna mensukseskan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), karena dapat membantu memberikan kemudahan bertransaksi serta mendorong untuk terus berkomitmen meningkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri,” ucap Menkumham.
Dalam kegiatan virtual tersebut, Lumbuun didampingi para pejabat teras Kanwil Kemenkumham Sulut, yakni Kepala Divisi Pemasyarakatan I Putu Murdiana, Kepala Divisi Keimigrasian Friece Sumolang, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Rudy Pakpahan, serta Kepala Bagian Umum Veiby S. Koloay. (ak/*)






