CAHAYASIANG.ID, Manado – Dalam keterangannya saat jumpa pers di Base Operations (Base Ops) Pangkalan Udara (Lanud) Sam Ratulangi Manado pada, pada Kamis (7/6/2026), Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, sudah mengunjungi sejumlah fasilitas militer, terutama yang dimiliki oleh TNI-AD di wilayah Sulawesi Utara.
Salah satu yang dikunjungi Sjafrie adalah Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 916 di Rusunawa Tangkoko, di Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.
“Saya juga melihat pembentukan Tamtama dan pembentukan Bintara di Rindam. Jadi batalyon yang kita bangun itu bertumpu kepada Rindam, yang tugasnya untuk membentuk Tamtama dan juga membentuk Bintara,” tuturnya.

Dia menyebut, untuk perwira sudah ada Akademi Militer, sudah ada Pendidikan Prajurit Karier, ada Pendidikan Secapa, serta juga ada pembentukan Bintara dan Tamtama.
“Tadi saya bertemu dengan mereka, ya saya memberi semangat kepada mereka. Dan saya mau yakinkan kalau memang kamu sukarela untuk mengabdi kepada negara dan bangsa, kamu harus setia kepada konstitusi, kamu harus setia kepada kepentingan nasional Indonesia,” ungkap Sjafrie.
Hal menarik yang disampaikan Sjafrie adalah para calon Tamtama itu banyak yang mempunyai IQ di atas 100. Bahkan ada yang IQ-nya 134 untuk Tamtama. “Jadi saya akan perhatikan mereka, dan juga saya juga melihat prestasi-prestasi anak-anak itu di bidang olahraga cukup banyak. Ini semua akan kita perhatikan,” ucap purnawiran bintang empat ini.
Pembinaan kekuatan pertahanan menurut Sjafrie, tidak hanya memperhatikan peralatannya tapi juga memperhatikan sumber daya manusianya. Bahwa pembinaan perwira dan bintara, tidak melihat senior dan junior, tapi melihat prestasi.
“Sudah dilihat di sini dan saya jadikan Rindam XIII/Merdeka sebagai salah satu model. Karena ini adalah Rindam baru, jadi saya jadikan model untuk bagaimana pembentukan tamtama dan bintara,” pukasnya. (ak)





