CAHAYASIANG.ID, MANADO – Dalam Rangka Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak Dalam Penyelenggaraan Perlindungan Anak Yang Diwujudkan Dalam Membangun Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), Pemerintah Kota Manado melalui Wakil Wali Kota memimpin langsung Kegiatan Penilaian secara Verifikasi Hybrid (VH) di ruang serbaguna Pemkot Manado, Selasa (06/06/23).

Sualang mengatakan Pemerintah Kota Manado siap mengikuti Evaluasi Hybrid ini, agar Kota Manado dapat melaksanakan pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak sebagai kota yang mampu merencanakan, menetapkan serta menjalankan seluruh program pembangunannya dengan berorientasi pada hak dan kewajiban anak.
“Hal ini dimaksudkan agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.” Ujar Sualang
Untuk di Kota Manado sesuai data yang ada mempunyai jumlah anak sebesar 113.578 atau 23,38% dari jumlah penduduk kota Manado.
“Dalam pemenuhan hak anak, kami menjalankan 4 pilar kota layak, pilar pemerintah, masyarakat, dunia usaha serta media. Ini semua kami sinergiskan dalam perencanaan yang berkelanjutan.” lanjut Sualang
Pemkot Manado juga menyiapkan anggaran untuk 35 program yang tersebar di 20 perangkat daerah. Selain dari pada itu, Pemerintah akan melibatkan kelembagaan masyarakat, lembaga sosial, lembaga keagamaan serta lembaga pendidikan.
“Kami pun menyediakan wadah forum anak dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif yang berkaitan dengan pemenuhan anak. Disini peran media dalam menunjang kota layak anak, kami mempublikasikan lewat platform sosial-sosial media yang bisa menjangkau masyarakat.” tutur Sualang yang juga adalah Ketua DPC PDI-P Kota Manado ini
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten 1 Herry Saptono, Asisten II Atto Bulo, serta sebagai penyelenggara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Manado, Seluruh SKPD Pemerintah Kota Manado, TP PKK Kota Manado serta pihak-pihak terkait lainnya. (*JL)






