
CAHAUASIANG.ID, Manado — Kampus Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang berdampak bagi masyarakat melalui penyelenggaraan Mapalus Expo 2025 yang mengusung tema “Panen Raya Berdikari Semesta untuk Bela Negara.” Acara besar yang dipusatkan di Auditorium Prof. Ruddy Tenda ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga wadah kolaborasi inovasi yang memperkuat daya saing generasi muda dalam menghadapi tantangan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, menegaskan bahwa perguruan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam memajukan masyarakat. Ia menekankan bahwa karya jurnal dan hasil riset tidak boleh sekadar berhenti di ruang akademis, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk nyata yang memberi manfaat langsung.

Salah satu contoh keberhasilan yang dibanggakan adalah kontribusi Polimdo bagi Desa Budo, Kabupaten Minahasa Utara. Melalui hibah dari Pemerintah Inggris, mahasiswa dari jurusan pariwisata, teknik elektro, teknik sipil, dan akuntansi ikut membantu pengembangan BUMDes dan meningkatkan kemandirian desa.
“Potensinya luar biasa. Dua tahun lalu masuk 10 besar desa anugerah wisata. Sekarang (Desa Budo) bisa tunjukkan kemandirian,” ujar Direktur Alelo.
Polimdo juga menegaskan komitmennya terhadap isu lingkungan dengan mengembangkan inovasi pengolahan sampah menjadi produk bermanfaat. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi kampus dalam mendukung keberlanjutan dan pembangunan berwawasan ekologis.

Acara dibuka secara resmi oleh Aris Winarna, S.E., Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kemdiktisaintek. Ia mengapresiasi kiprah Polimdo dalam merespons kebutuhan bangsa melalui inovasi vokasi.
Puncak kegiatan akademik pada Mapalus Expo 2025 adalah Kuliah Umum Inovasi Vokasi untuk Bela Negara, dibawakan oleh Dr. Chantarina Muliana Girsang, SH, SE, MH, plt Irjen Kemdiktisaintek. Penyampaian materi ini memberikan wawasan strategis mengenai pentingnya peran pendidikan vokasi dalam memperkuat karakter dan kapasitas bela negara.

Selain rangkaian seminar, Mapalus Expo 2025 juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi yang mengasah kreativitas mahasiswa, seperti Lomba Speech dan Pitching Biztech Talk, Lomba Fotografi dan Videografi, serta Festival Kreativitas Mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Polimdo turut memperkenalkan visi promosi bertajuk “Kampus dari Lokal jadi Global, Bangun Masa Depan Bersama Polimdo.” Direktur Alelo menyampaikan dengan bangga bahwa Polimdo kini telah menembus peringkat 1386 dunia, sebuah capaian yang mencerminkan keseriusan kampus dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan berbasis inovasi.

“Ini menunjukkan keseriusan Polimdo untuk mengambil bagian dalam upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan ekonomi masyarakat secara global,” ungkap Alelo.
Penyelenggaraan Mapalus Expo 2025 menjadi penanda kesiapan Polimdo untuk terus melahirkan lulusan vokasi yang unggul, kompetitif, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara. Melalui inovasi, kolaborasi, dan semangat bela negara, Polimdo melangkah mantap menuju panggung global.(*RS)






