
CAHAYASIANG.ID, Manado – Ivent akbar Konvensi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia tahun 2026. ditetapkan di Kota Manado sebagai tuan rumah Kegiatan yang mengusung tema memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama ini akan berlangsung pada penghujung 2026, dengan rangkaian Sarasehan Nasional, Rapat Kerja Nasional, dan Gelar Budaya Harmoni Indonesia.
Ivent yang nantinya akan menjadi panggung pagelaran budaya dari berbagai daerah termasuk Sulawesi Utara sebagai tuan rumah, ivent yang nantinya juga akan menampilkan keberagaman dan toleransi kerukunan di tanah nyiur melambai menjadi salah satu pagelaran akbar keagamaan di penghujung tahun 2026
Rapat perdana persiapan yang digelar di ruang serba guna pemerintah kota manado selasa 20/10 ini dibuka langsung oleh Walikota Manado yang di wakili oleh Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven P. Dandel, M.Ph. dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada FKUB Indonesia yang telah memilih Kota Manado sebagai tuan rumah ivent yang luar biasa ini.
“Atas nama bapak Walikota Manado Andrei Angouw saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pimpinan FKUB Indonesia yang telah mempercayakan kami Kota Manado Sebagai tuan rumah iven yang begitu megah ini, hal ini sejalan dengan apa yang telah Kota Manado capai kemari yaitu penghargan Harmony Award 2025. Ini merupakan tanggung jawab besar bagi kami dan sebagai pemerintahan Kota Manado kami siap mendukung secara penuh dam mengsukseskan ivent ini,” jelasnya.
Rapat perdana yang langsung dipimpin oleh Ketua Umum Panitia Pelaksana, Dr. Ulyas Taha, didampingi Sekretaris Umum Evans S. Liow, S.Sos., M.M. Serta Ketua FKUB Sulawesi Utara Pdt. Renata Ticonuwu, M.Th., dan Ketua FKUB Kota Manado Pdt. Handri Dengah, M.Th. berjalan dengan lancar dengan berkembangnya masukan serta ide-ide yang konstruktif demi kelancaran pelaksanaan nanti.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina FKUB Indonesia, Dr. Cornelius Ronowidjojo, Ph.D., menyampaikan bahwa penyelenggaraan konvensi ini sekaligus menegaskan kembali komitmen FKUB Indonesia kepada masyarakat Sulawesi Utara bahwa identitas daerah ini sebagai “laboratorium kerukunan” tetap terjaga dengan baik. Peringkat pertama Kota Paling Harmoni se-Indonesia yang diraih Kota Manado pada tahun 2025, menurutnya, telah mengukuhkan citra kota ini sebagai wilayah yang toleran, rukun, aman, dan damai,” tegasnya
Konvensi Nasional FKUB Indonesia 2026 dijadwalkan akan diikuti oleh para Gubernur, Bupati, Wali Kota, Pengurus FKUB provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan, Adat, LSM dan perguruan tinggi”.
(*Ezra.T)


