CAHAYASIANG.ID, Manado – Mahasiswa asal Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya menuntut Pemerintah Kabupaten Maybrat untuk menambah jumlah Asrama Mahasiswa di Sulawesi Utara.

Menurut Amadus Yumte, Selasa (10/10/2023), asrama mahasiswa di Manado tidak cukup mengakomodir jumlah mahasiswa asal kabupaten Maybrat.
Pasalnya, mahasiswa asal Maybrat bukan hanya berkuliah di Manado.
“Kami tersebar dibeberapa Universitas maupun perguruan tinggi di Sulawesi Utara, terutama di Kota Tomohon dan di Tondano Kabupaten Minahasa. Keberadaan asrama mahasiswa Maybrat di Manado tidak cukup mengakomodir kebutuhan mahasiswa yang berada diluar kota Manado”, tambahnya.
Keterbatasan asrama di Manado tentu akan membuat kecemburuan dikalangan mahasiswa asal Maybrat yang berkuliah di Sulawesi Utara. Dengan demikian, menurut Yumte, sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Maybrat memberi perhatian lebih dengan mengalokasikan APBD untuk menambah asrama mahasiswa di dua tempat yaitu di kota Tomohon dan Tondano.
Ketua kerukunan mahasiswa Aifat, Mare, dan Karon (AMK), Yanwarius Tavi menyampaikan, bahwa tidak terakomodirnya mahasiswa lain di asrama mahasiswa Maybrat di Manado menimbulkan perpecahan dikalangan mahasiswa asal Maybrat.
“Kebutuhan menambah asrama jadi kebutuhan mendesak bagi kami agar kami disini bisa sama-sama saling menjaga sesama anak rantau dan bisa bekerjasama sejak dini untuk membangun kabupaten Maybrat yang kami cintai,” tutupnya. (RS)






