
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Liugong University Indonesia menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Politeknik Negeri Manado (Polimdo) untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) vokasi di bidang alat berat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil sektor industri yang terus berkembang di Sulawesi Utara.
Kunjungan tim Liugong University Indonesia disambut langsung oleh Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA, bersama jajaran pimpinan dan pejabat terkait. Pertemuan berlangsung di Ruang Teater Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Polimdo dalam format presentasi dan diskusi mengenai peluang sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah program strategis yang akan menjadi dasar kerja sama, meliputi Program Magang Industri di perusahaan Liugong, Pelatihan Bersertifikat Kompetensi Alat Berat, Transfer Teknologi, hingga Pengembangan Kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Sebagai salah satu produsen alat berat terbesar di dunia, Liugong dinilai memiliki kapasitas teknologi, pengalaman, serta jaringan industri yang dapat mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa Polimdo, khususnya dari Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Sipil.
Koordinator Humas dan Kerja Sama Polimdo, Ivoletti Merlina Walukow, SE., M.Si., mengatakan pembahasan yang telah dilakukan menghasilkan komitmen bersama untuk segera melangkah ke tahap implementasi.
“Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti pembahasan ini ke tahap penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan implementasi program dalam waktu dekat,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Liugong University Indonesia juga akan membawa hasil presentasi Polimdo untuk dipaparkan kepada kantor pusat Liugong di China sebagai bagian dari proses evaluasi dan penguatan kerja sama internasional.
Melalui kolaborasi ini, Polimdo berharap dapat menghadirkan ekosistem pendidikan vokasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi industri. Sinergi tersebut juga diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten, tersertifikasi, siap memasuki dunia kerja, memiliki daya saing global, serta berkontribusi dalam mendukung percepatan hilirisasi industri dan pembangunan ekonomi di Sulawesi Utara.



