CAHAYASIANG.ID, Tomohon – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Manado melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang Pembinaan Kepribadian Keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kamis, (22/1). Bertempat di Gedung Utama Lapas Perempuan Manado.
Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado, Enggelina Hukubun, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Joune Supit, bersama Tim Pembinaan Agama Kristen, Katolik, dan Islam yang akan melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Perempuan Manado.

Sebanyak 26 orang yang tergabung dalam Tim Pembinaan Agama Kristen, Katolik, dan Islam turut hadir dan terlibat dalam kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan kepribadian, khususnya dalam bidang keagamaan, bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan pelaksanaan pembinaan keagamaan dapat berjalan secara terstruktur, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan spiritual warga binaan. Pembinaan keagamaan ini bertujuan untuk membentuk kepribadian WBP yang lebih baik, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadi sarana pembinaan mental dan moral selama menjalani masa pidana.
Selain itu, kerja sama ini juga merupakan bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama ini, Lapas Perempuan Manado menegaskan komitmennya dalam mendukung proses pembinaan yang holistik, tidak hanya berfokus pada aspek kemandirian, tetapi juga pada pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan, sebagai bekal bagi warga binaan untuk kembali berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.





