
CAHAYASIANG.ID, Amurang – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Amurang melaksanakan kegiatan pembinaan melalui sarana asimilasi edukasi ketahanan pangan berupa budidaya ayam petelur.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Lapas Kelas III Amurang dalam memberikan keterampilan praktis dan pengalaman kerja kepada WBP melalui kegiatan produktif di bidang peternakan.
Dalam pelaksanaannya, WBP diberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai tahapan pemeliharaan ayam petelur, mulai dari pemberian pakan dan minum, menjaga kebersihan kandang, pemantauan kesehatan ayam, hingga pengumpulan dan penanganan hasil telur.
Melalui kegiatan tersebut, WBP tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan teknis dalam budidaya ayam petelur, tetapi juga dilatih untuk memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, serta mampu mengelola kegiatan secara teratur.
“Pembinaan ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi WBP dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dan mengembangkan usaha produktif secara mandiri setelah selesai menjalani masa pidana,” kata Kepala Lapas Kelas III Amurang, Eduard Kaligis.
Selain memberikan manfaat dalam aspek pembinaan kemandirian, kegiatan budidaya ayam petelur juga mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan pengelolaan sumber daya secara produktif.
“Hasil dari kegiatan peternakan diharapkan dapat memberikan nilai tambah serta menjadi bagian dari pengembangan program pembinaan yang berkelanjutan di Lapas Kelas III Amurang,” ucap Eduard.
Dengan adanya sarana asimilasi edukasi ketahanan pangan ini, Lapas Kelas III Amurang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang edukatif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan keterampilan WBP sebagai bagian dari proses pemasyarakatan dan persiapan reintegrasi sosial. (*/ak)



