CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Ketua Umum HKTI Moeldoko melantik kepengurusan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Periode 2023-2028 dinahkodai oleh Edy Suryanto, Jumat (18/8/23).

Dimana Edy Suyanto, Terpilih kembali secara aklamasi melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) Kalimantan Barat serta dihadiri oleh seluruh DPC HKTI Kabupaten/Kota, di Hotel Mercure Pontianak, yang dihelat pada 17-18 Agustus 2023.
Selaku Ketua Umum HKTI, Moeldoko meminta kepengurusan yang dilantik bisa membawa energi, dan semangat baru untuk kemajuan di Kalbar, khususnya pada sektor pertanian.
“Saya berharap, dengan kepengurusan yang baru ini, mendapat energi baru, memiliki semangat baru, dan mengakselerasi yang sudah dijalankan sebelumnya,” kata Moeldoko berpesan.
KRATOM SUDAH SAMPAI TELINGA JOKOWI
Setelah melantik kepengurusan HKTI Kalbar, Kepala Staf Kepresidenan tersebut mengungkapkan, Tanaman Kratom banyak memberikan dampak positif, bagi para petani di Kalbar.
“Walaupun sekarang masih ada sedikit hambatan tentang itu, tetapi saya yakin pasti nanti kedepannya bisa kita atasi,” tekannya.
Secara tegas, Dia menekankan, Akan berupaya agar tanaman Kratom ini bisa menjadi legal, pembahasannya sudah dilakukan hingga tingkat Istana.
“Istana sangat konsen dengan ini, dan saya juga sudah lapor tentang ini ke Bapak Presiden (Jokowi), intinya bagaimana petani bisa tenang menjalani kehidupan dan penghidupan dari Kratom itu, tugas kami lah yang nanti akan bisa bagaimana Kratom ini menjadi sesuatu yang legal,” ungkapnya.
KEMAMPUAN NEGARA BERIKAN PUPUK SUBSIDI BELUM CUKUP MERATA
Namun saat Moeldoko ditanyai mengenai masalah subsidi pupuk bagi Petani yang belum merata oleh awak media
Secara Jujur, Dirinya menjawab, kemampuan negara dalam memberikan pupuk subsidi pada para petani belum cukup merata.
Ia menambahkan, Untuk mengatasi hal ini petani diminta mencari alternatif, karena sumber pertanian memang mesti terus berjalan sebab dari pundak petanilah kehidupan terus berjalan.
“Jika petani menyerah pasti akan menyulitkan semua pihak,” ucapnya.
(DYW/*)


