
CAHAYASIANG.ID, Manado – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara mendorong penguatan kelembagaan dan penyesuaian pola pembinaan anggota Pramuka di seluruh kwartir cabang agar relevan dengan perkembangan zaman.
Langkah ini penting untuk mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan Kakwarda Sulawesi Utara, Kak Grevo Gerung, dalam perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kota Bitung.
Sebelumnya, Kak Grevo menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kontingen daerah, termasuk capaian prestasi anggota Pramuka Bitung pada ajang Jambore Nasional 2026. “Terima kasih juga kepada Wali Kota Bitung selaku Kamabicab beserta jajaran atas dukungan terhadap keberlangsungan organisasi kepramukaan di Kota Bitung,” sebutnya.
Pada kesempatan itu, Kak Grevo menegaskan beberapa fokus strategis organisasi yang tengah dan akan dilaksanakan. Pertama soal revitalisasi institusi melalui pelaksanaan musyawarah cabang di seluruh kwartir cabang se-Sulawesi Utara untuk memastikan keberlanjutan kepengurusan dan legalitas organisasi.
Kedua, mendorong keterlibatan aktif anggota Pramuka dalam program-program berbasis tujuan pembangunan berkelanjutan skala global, melalui Sustainable Development Goals (SDGs).
Ketiga, soal kemandirian organisasi melalui pengembangan badan usaha milik Pramuka guna menopang kemandirian finansial dan operasional kegiatan kepramukaan.
“Juga memperkuat pembinaan karakter dan kedisiplinan yang berjenjang, mulai dari tingkat Siaga (SD), Penggalang (SMP), hingga Penegak (SMA/SMK) sebagai bagian integral dari sistem pendidikan daerah,” sebut Kak Grevo.
Pola Pembinaan Adaptif dan Persiapan Agenda Nasional
Ia juga mengimbau para pelatih dan pembina Pramuka untuk memperbarui metode pendidikan kepramukaan agar sesuai dengan karakteristik generasi muda saat ini, khususnya dalam penguasaan teknologi, bahasa asing, dan kepemimpinan global.
Selain itu, Kak Grevo mengingatkan seluruh pengurus Kwartir Cabang untuk menyusun perencanaan dan penganggaran kegiatan secara matang sejak dini.
“Hal ini penting guna menunjang kesiapan kontingen daerah dalam menghadapi sejumlah agenda besar nasional pada tahun mendatang, seperti Lomba Tingkat IV/V, Perkemahan Wirakarya Nasional, dan Raimuna Nasional,” ungkap Kak Grevo.


