
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menggelar Debat Publik antar pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati pada Minggu (17/11/2024). Acara yang bertempat di Tahuna Beach Hotel ini merupakan bagian dari tahapan Pilkada serentak 2024. Debat publik kali ini menjadi momentum strategis bagi setiap Paslon untuk memperkenalkan visi, misi, serta program kerja mereka kepada masyarakat.
Ketua KPU Sangihe, Absan Reformasi Tahendung, menjelaskan bahwa debat publik adalah salah satu metode kampanye yang dirancang untuk membantu pemilih mengenal lebih dalam gagasan dan solusi yang ditawarkan oleh masing-masing Paslon. “Kami berharap, melalui debat ini, masyarakat bisa lebih memahami program-program yang diajukan dan menentukan pilihan yang terbaik untuk lima tahun mendatang,” ungkapnya.

Debat publik ini diikuti oleh empat pasangan calon yang telah ditetapkan KPU, diantaranya Paslon nomor urut 1. Jabes Esar Gaghana dan Patras Madonsa, 2. Michael Thungari dan Tendris Bulahari, 3. Dr. Rinny Tamuntuan dan Mario Seliang, SE, 4. Hendrik Manossoh dan Remran Sinadia. Masing-masing Paslon diberi kesempatan untuk memaparkan visi dan misi mereka, serta menjawab sejumlah pertanyaan terkait isu-isu strategis yang dihadapi Kabupaten Kepulauan Sangihe. Isu-isu seperti peningkatan pelayanan publik, pengelolaan sumber daya alam, dan pembangunan infrastruktur menjadi sorotan utama dalam diskusi.
Absan juga berharap agar masyarakat memanfaatkan momen debat ini untuk menyimak dan mengevaluasi setiap Paslon, yang bisa diakses lewat live RRI, YouTube KPU dan Facebook KPU. “Kami mengimbau masyarakat untuk mendengarkan secara seksama. Dengan demikian, masyarakat dapat menentukan pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan dan kemajuan Sangihe kedepan,” ujarnya.
Debat kali ini diselenggarakan dengan format yang interaktif dan dinamis. Tidak hanya pemaparan visi misi, tetapi juga sesi debat antar Paslon untuk membahas program kerja secara lebih mendalam. Hal ini diharapkan mampu menciptakan diskusi yang produktif dan memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat tentang kemampuan kepemimpinan setiap kandidat.

Melalui debat publik ini, KPU Sangihe berkomitmen untuk menyelenggarakan Pilkada yang berkualitas dan demokratis. “Debat ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kami dalam memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat, sehingga Pilkada 2024 di Sangihe bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang amanah,” tutup Absan.
Debat Publik kedua ini dihadiri oleh KPU Provinsi Sulut, KPU Kabupaten Sangihe, Bawaslu Sangihe, Kaban Kesbang, Perwakilan dari masing-masing Paslon dan TNI Polri sebagai pengamanan serta undangan lainnya. (*Anto Harindah)






