CAHAYASIANG.ID // Bitung– Berhasil lolos dalam penilaian mengelola kebersihan kota, mengantar Kota Bitung merebut Penghargaan Tertinggi yaitu Adipura Kencana Tahun 2022. Pasalnya Kota Bitung juga dinilai konsisten mempertahankan penghargaan bidang lingkungan hidup ini selama tiga kali berturut-turut.
Piala Adipura Kencana ini diterima Wali Kota Bitung, Ir Maurits Mantiri MM, diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.
Bersama Bitung, juga diserakan penghargaan yang sama kepada empat Kota sedang lainnya, yaitu Kota Balikpapan, Kota Surabaya, Kota Bontang, dan Kabupaten Jepara, pada puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2023 dengan mengusung tema Zero Waste, Zero Emission Indonesia, Selasa (28/2/2023) di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian LHK.
“Dalam urusan pembinaan dan pembangunan kemasyarakatan, Adipura bisa jadi koridor yang cukup baik, karrena Program Adipura sebagai instrumen pengawasan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan pengelolaan sampah dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Indonesia. Jadi, Adipura punya nilai yang sangat mendasar,” ujar Siti dalam sambutannya.
Lanjutnya juga, Adipura, kampung iklim, mangrove, replikasi dan restorasi ekosistem, hingga kegiatan membersihkan sungai atau ekoriparian bisa menjadi koridor bagi pembangunan daerah, sambil memberikan apresiasi kepada lima kota peraih Adipura Kencana, yaitu Kota Balikpapan, Kota Surabaya, Kota Bontang, Kota Bitung, dan Kabupaten Jepara.
Sedangkan jumlah wilayah yang meraih anugerah Adipura sebagai penghargaan lantaran mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup perkotaan yang baik ada sebanyak 80 Kabupaten/Kota, wilayah yang meraih penghargaan Sertifikat Adipura lantaran memiliki upaya atas kinerja pengelolaan sampah di sumbernya dengan baik sebanyak 61 kabupaten/kota, dan lokasi tematik dengan kondisi pengelolaan sampah terbaik yang meraih penghargaan Plakat Adipura sebanyak empat kabupaten/kota.
Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, mengaku sangat berbangga atas penghargaan tersebut. Namun menurutnya, Adipura Kencana bukan sebuah tujuan, bukan soal kertas atau pialanya, inti dari pencapaian ini adalah konsistensi dan kolaborasi semua pihak sehingga kebersihan di Kota Bitung terus terjaga.
“Sangat bersyukur atas capaian prestasi ini sebagai hasil kerja keras kita semua, seluruh masyarakat Kota Bitung, karena itu jaga terus kebersihan dan pengelolaan lingkungan, mari kita semua pertahankan penghargaan ini,”ungkap Mantiri.
Perlu diketahui, Tahun 2018 lalu, Kota Bitung meraih Penghargaan Adipura ke-13, kemudian tertunda dikarenakan Covid-19, setelah 3 tahun tak dilaksanakan, Tahun 2022 Kota Bitung meraih penghargaan tertinggi. (Yaps).



