CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Setelah secara simbolik menyerahkan dua buah buku yakni Panglima Tani Moeldoko dan HKTI, di deklarasi Gerakan Maju Tani Indonesia, Senin (11/9/23) pagi.

Dimana targetnya adalah sebelum tahun 2024 menciptakan 10 Juta Petani baru secara kolektif guna menguatkan potensi ketahanan pangan Indonesia.
Sementara itu, Perwakilan Pengurus HKTI, Bachtiar Utomo mengatakan, Pola berpikir kita memang ini harus membangun Partnership, kolaborasi, dan sinergitas.
“Sehingga masalah pertanian ini, Saya pikir tidak bisa kita ego sektoral. Artinya hanya ditangani oleh pemerintah saja dalam hal ini Menteri Pertanian, tapi kita harus mensupport dari seluruh stakeholder terkait yang ada termasuk kami mengajak dari Petani Muda Indonesia. Terus HKTI sendiri harus dibangun kerja sama agar network bisa luas,” kata Bachtiar Utomo menjelaskan.
Ia menambahkan, Jadi melibatkan Private sektor dalam hal ini adalah swasta juga, muda-muda , punya ide-ide yang bagus dan ini sangat mengembirakan.
“Bahwa petani-petani yang kita khawatirkan umurnya diatas 50 tahun, ternyata kaum Milenial di belakang kita siap memajukan pertanian Indonesia,” ucap Bachtiar Utomo.
Perlu diketahui, Dia membeberkan, HKTI sudah membangun kerja sama dengan Gerakan Pramuka Indonesia, isinya banyak kaum Milenial 24 Juta disana.
“Kalau target hanya 10 Juta kecil, Pramuka kita lebih dari 25 Juta, sehingga saya yakin dan percaya dengan kita membangun Partnership dan sinergitas target-target ini bisa kita implementasikan dengan baik,” tegasnya Optimis. (DYW)






