
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Komitmen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara dalam meningkatkan literasi media di kalangan generasi muda terus berlanjut. Ketua PWI Sulut memberikan pembekalan khusus tentang dunia jurnalistik kepada para pimpinan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado.
Pembekalan tersebut digelar di kampus IAKN Manado dan diikuti antusias oleh pengurus Senat Mahasiswa, Dewan Mahasiswa, serta UKM pers kampus.
Dalam materinya, Ketua PWI Sulut menjelaskan fundamental jurnalistik mulai dari teknik mencari, mengolah dan menulis berita yang baik, pentingnya memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Pers, hingga strategi menangkal hoaks di era disrupsi digital.
Menurut Ketua PWI Sulut, peran mahasiswa khususnya pimpinan Ormawa sangat vital sebagai corong informasi di lingkungan kampus. Mereka dituntut untuk tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif.
“Ormawa adalah miniatur pemerintahan mahasiswa. Kalian harus menjadi contoh dalam menyampaikan informasi yang benar. Jadilah jurnalis kampus yang kritis, tapi tetap taat etika, cek dan ricek, jangan asal viral,” tegas Ketua PWI Sulut di hadapan mahasiswa.
Sementara itu, pihak Rektorat IAKN Manado mengapresiasi inisiatif PWI Sulut yang telah memilih IAKN sebagai mitra pembinaan jurnalistik kampus. Diharapkan, kegiatan ini dapat melahirkan pers kampus yang profesional dan berdaya saing.
Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan simulasi penulisan berita straight news.(*Petu)


