
CAHAYASIANG.ID, MINUT – Pembukaan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke 37 digelar di GMIM Baitani Winuri, Wilayah Likupang Dua. Adapun SMST ini dilaksanakan pada Kamis – Jumat (28-29 November 2024).
Pantauan langsung Media Cahaya Siang, kegiatan dimulai dengan ibadah terlebih dahulu yang dipimpin oleh Pdt Christian Luwuk,M.Th dengan mengambil pembacaan pada Zakharia 8:1-19.
Dalam khotbahnya, Pdt Christian Luwuk mengatakan tantangan dan pergumulan hadir ditengah gereja ini. Tetapi oleh kuasa Tuhan GMIM tetap ada dan eksis sampai saat ini.

“GMIM adalah milik Tuhan karena Tuhan Yesus yang empunya gereja ini. Apapun tantangan hari ini dan kedepan, kuasa tangan Tuhan yang ajaib akan selalu menaungi gereja ini karena kuasa dan kasih Tuhan selalu ada dan nyata sebagaimana dalam firman di ayat 13: Janganlah takut, kuatkanlah hatimu.” Ujar Pdt Christian salam khotbahnya.
Pada kesempatan tersebut Ketua BPMS Sinode GMIM Pdt Hein Arina membuka secara resmi Sidang Majelis Sinode Tahunan GMIM Tahun 2024.
“Dalam keyakinan kepada Tuhan Yesus Kristus Kepala Gereja dan Tuhan dunia. Dan berdasarkan tekad serta janji kita semua untuk melaksanakan sidang ini maka saya sebagai Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM pada saat ini membuka sidang majelis tahunan ke-37 tahun 2024 di Wilayah Likupang 2 hanya dalam Nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin” ujar Ketua BPMS Pdt Hein Arina saat membuka kegiatan diikuti tepuk tangan peserta yang hadir.

Tak lupa juga Pdt Hein Arina juga mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan juga Pemerintah Kabupaten/Kota lingkup pelayanan GMIM (Manado, Minut, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minsel dan Mitra) atas sinergitas yang terjalin selama ini.
Sementara itu, Koordinator Bidang Hubungan Masyarakat Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pnt Kombes Pol (Purn) Drs John Rori SSt Mk menambahkan bahwa SMST ke-37 ini adalah agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

“Dalam materi SMST ke-37 ini adalah mengevaluasi program pelayanan di tahun 2024. Kemudian membahas dan menetapkan program pelayanan di tahun 2025” terang John Rori.
Diharapkan lewat kegiatan SMST ini, lanjutnya, bagaimana menemukan permasalahan-permasalahan yang ada di tahun 2024 ini untuk diperbaiki di tahun 2024.
“Ini juga dalam rangka kelancaran pelayanan di aras jemaat, wilayah sampai ke Sinode termasuk juga unit-unit pelayanan yang ada di GMIM yaitu bidang Pendidikan dan Kesehatan.” ucap Rori.

Diketahui untuk peserta SMST ini sesuai dengan tata gereja GMIM tahun 2021 adalah peserta urusan dari wilayah.
“Jumlahnya 149 wilayah dan setiap wilayah mengutus ada yang 2 dan juga 3 pengutusan di masing-masing wilayah. Dan sebagai peninjau adalah unit-unit kerja. Baik bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan termasuk juga Komisi Pengawasan Perbendaharaan Sinode.” Jelasnya.

Turut hadir juga dalam SMST ini Gubernur Sulawesi Utara Prof DR Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, Ketua Umum Panitia Pnt Joune Ganda yang juga Bupati Minahasa Utara yang didampingi Wakil Bupati Kevin William Lotulung, Jajaran BPMS, Komisi BIPRA Sinode GMIM, Ketua Yayasan Medika GMIM Pdt Jhon Slat,MTh, Ketua Yayasan AZR Wenas Pdt. Lucky Paulus Tumbelaka, MTh, Direktur-Direktur Rumah Sakit dan Klinik GMIM serta Pimpinan Universitas dan Fakultas di UKIT beserta tamu undangan lainnya. (*Red)





