
CAHAYASIANG.ID – Dalam Pidato pertamanya, Paus Leo XIV menyerukan doa bagi umat katolik di Republik Rakyat China (RRC) di lapangan Santo Petrus, Vatikan.
Hal ini disampaikan Paus dua tanah air tersebut, yakni Amerika Serikat dan Peru bertepatan dengan Hari Doa Sedunia untuk Gereja di China, Sabtu (24/5).
Maka Perlu digarisbawahi, Itu menjadi pernyataan resmi Paus Leo XIV mengenai relasi Vatikan bersama RRC.
Memang jika di flashback, ini sedikit membuka ketegangan lama antara Gereja Katolik dengan Otoritas Tiongkok yang mengontrol penuh gereja resmi, sekaligus menekankan Gereja bawah tanah setia kepada Vatikan.
“Doa-Doa umat akan membawa kekuatan bagi saksi Injil ditengah tekanan, dengan mengabarkan damai dan harmonis,” ucap Paus Leo XIV.
Kesepakatan Vatikan bersama Tiongkok soal pengangkatan Uskup di China masih menjadi perdebatan dalam Gereja. Tapi keputusan ini sangat menentukan masa depan 12 Juta umat Katolik di RRC. (*/Deon)





