• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Tuesday, 19 May 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Kementerian Transmigrasi Aplikasikan Geotourism Secara Komprehensif Dan Holistik.

Kementerian Transmigrasi Aplikasikan Geotourism Secara Komprehensif Dan Holistik.

18/03/2025
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Harley Alfredo Benfica Mangindaan

CAHAYASIANG.ID, Manado – Proyek Transformasi Transmigrasi ala Iftitah dengan pendekatan desentralisasi dan berbasis kebutuhan daerah menjadi terobosan dalam persiapan ketahanan nasional.

Calon transmigran akan dibekali dengan pelatihan keterampilan di bidang pertanian, perikanan, peternakan, atau kewirausahaan sebelum diberangkatkan. Pendekatan baru ini memungkinkan pemerintah daerah untuk berperan lebih aktif dalam menentukan kebutuhan dan jumlah transmigran, sehingga program transmigrasi menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan wilayah tujuan.

Dr.AiM sependapat Transformasi pada program kementerian Transmigrasi yang sesuai dengan amanat UU No. 29 Tahun 2009 tentang Ketransmigrasian. Pemerintah daerah harus secara aktif mengajukan permintaan kepada pemerintah pusat.

Kunci nya sekarang ada pada pusat, berharap budaya organisasi kementerian segera menyesuaikan dan profesional.

Menarik untuk di bahas pada program Transmigrasi Pariwisata. Program Indonesia maju ini memiliki tujuan pengembangan kawasan transmigrasi dengan lokasi potensi keindahan alam yang terbentuk dari perubahan struktur geologi, kawasan pasca gunung meletus, di jalankan secara luas bersama stakeholder, menciptakan destinasi pariwisata baru dengan melibatkan masyarakat dalam hal ini transmigran untuk memperhatikan kelestarian lingkungan.

Menurut Hose (2012), ada lima kunci prinsip penting, apabila kegiatan dan atau program yang di laksanakan individu dan kelompok atau pemangku kepentingan fokus pada;

  1. pelestarian alam (geoheritage).
  2. Meningkatkan kehidupan masyarakat,
  3. Adanya edukasi, menghasilkan warga profesional.
  4. Berkelanjutan.

Prinsip ini akan mendatang wisatawan pada kelas tertentu dalam kebutuhan akan wisata alam dan daya tarik pelayanan profesional. Konsep ini dilakukan di sebut oleh Hose adalah pendekatan Geotourism yang akan mewujudkan kelangsungan hidup, peningkatan kwalitas dan nilai ekonomi, serta pelestarian bumi.

Mengutip disertasi Mangindaan [2014], bahwa suatu kegiatan dengan pendekatan wisata geologi, keindahan alami, pelestarian lingkungan, ketersediaan aksesibilitas [darat, sungai, udara dan pantai], penjaminan pelayanan prima pemerintah, keamanan dan pelatihan bagi para peserta transmigran di ramu dengan komprehensif, merupakan langkah tepat untuk mencapai keberlanjutan.

Secara keseluruhan, transformasi program transmigrasi 2025 ini mencerminkan upaya pemerintah dalam menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan lokal, memberdayakan masyarakat, dan dalam mencapai pemerataan pembangunan yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Program tersebut antara lain: transmigrasi patriot, trans Komponen Cadangan, trans pangan, dan trans industri. Memiliki makna masing-masing dengan dengan tujuan yang baik.

Terobosan pemerintah ini akan memperkaya makna Geotourism dalam penelitian selanjutnya. (Deon)

Post Views: 2,440
Bagikan ini :
Previous Post

DRT Wujudkan Toleransi Umat Beragama Dengan Berbagi Takjil di Bulan Puasa

Next Post

Pemkab Sangihe Gelar Pangan Murah Jelang Idul Fitri, Wabup: Pastikan Belum Kadaluarsa

Next Post

Pemkab Sangihe Gelar Pangan Murah Jelang Idul Fitri, Wabup: Pastikan Belum Kadaluarsa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In