• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Sunday, 8 March 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » KEK Industri dan Pariwisata Bagaikan Mitos Bagi Masyarakat Sulut

KEK Industri dan Pariwisata Bagaikan Mitos Bagi Masyarakat Sulut

17/06/2025
in Sulut
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, Sulut – 2 KEK YSK-VICTORY apabila terwujud? karena KEK Industri, dan KEK Pariwisata bagaikan mitos bagi masyarakat sulut, hal ini, semakin nyata.

“Setelah pemerintah pusat tidak memberikan dukungan penuh harapan dan impian masyarakat Sulawesi Utara untuk dapat mandiri dan benar-benar memiliki daya saing daerah dalam memasuki perdagangan dunia yang didukung jalan maritim perdagangan dunia khusus Asia Pasifik,” ucap Ventje Pinontoan.

Ia mengatakan, baik regulasi maupun insentif modal bangun 2 KEK Pemerintah Pusat abaikan disatu sisi, Sisi lain banyak tanah bermasalah dikawasan 2 KEK tersebut yang sulit dibebaskan.

Sementara, Ventje Rumambi melihat, Ada ranah negara yang sudah habis kontrak masih ditahan oleh salah satu BUMN untuk dikembalikan ke Negara dan dipergunakan untuk kawasan KEK Pariwisata Likupang, sehingga menghambat perencanaan Kawasan padahal Pariwisata oleh Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE akan Menjadi Motor Penggerak Utama Perekonomian Sulut.

Dia menambahkan, Begitu Juga kawasan KEK Industri, terhambat karena Kepemilikan tanah yang sudah bertahun-tahun tidak Tuntas,

“Ini akan menganggu iklim investasi dikawasan tersebut. Ini harus menjadi perhatian,” kata Ventje Rumambi.

Senada dengan itu, Delbert Mongan menyampaikan, Regulasi dipercepat termasuk Pengelola KEK Harus ada yang berkemampuan khusus untuk tarik investasi.

“Baik Pariwisata dan Industri, serta Dewan KEK jangan tidur Nyenyak, begitu juga instansi terkait, Dinas Perdagangan dan Industri bersama BAPEDA  Harus Proaktif, Master Plan dan Peta jalan KEK ini benar -benar harus diseriusi termasuk amankan dalam tata ruang dan Alokasi dana harus diperjuangkan,” himbau Delber Mongan.

Lebih lanjut, Dirinya mengirimkan pesan, Sudah saatnya Tim Koordinasi Keasistenan Dua Pemprov Gerak cepat, karena saya melihat agak lamban kerjanya Perusahaan daerah Pengelola KEK Harus diganti segera karena kurang kemajuan.

Sambungnya, Pembaharuan badan usaha atau Perusahaan Daerah segera dilakukan, karena ini dipastikan akan lambat, hal ini akan menjadi kendala utama percepatan pembangunan KEK. Begitu juga rencana strategis KEK sebaiknya dikaji matang termasuk anggaran yang disediakan. Sejujurnya KEK Industri adalah Ruang terbuka bangkitkan Pabrik Ian terbesar se-indonesia, Eksport import kita dibuka luas, dan saatnya amankan kawasan  KEK Likupang dengan membuka akses dari Airport Sam Ratulangi menuju kawasan KEK LIKUPANG dengan jalan lurus.

“Sejujurnya tahun sebelumnya sudah dibebaskan, Namun dukungan Pemerintah Pusat terhadap anggaran masih kurang, padahal investor sudah antri. Tapi dukungan Pusat Dulunya hampir 3 Triliun tidak kunjung tiba dari Kedua KEK tersebut,” beber Delber Mongan.

Setelah itu, Bagi Ventje Rumambi, inilah tantangan terbesar bagi YSK- VICTORY bagi rakyat sulut, saya sarankan harus ada Tim Terpadu Amankan Kedua KEK ini, termasuk keterlibatan TNI-POLRI.

“Yang paling penting sinergitas dan kolaborasi, baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi Dan kabupaten/kota yang ada. Namun Saya Percaya, apabila ini dipaparkan dan ditangani langsung oleh Gubernur Mayjen TNI ( Purn) Yulius Selvanus SE, maka dipastikan tuntas. Terlebih Bapak Gubernur dekat dengan Presiden RI PRABOWO SUBIANTO,” tuturnya. (*/red)

Post Views: 1,320
Bagikan ini :
Previous Post

Meskipun Sudah Bukan Presiden, Burhanuddin Muhtadi: 72% Masih Suka Jokowi

Next Post

Istimewanya Sulawesi Utara Dimata Tiga Presiden: SBY, Jokowi hingga Prabowo

Next Post

Istimewanya Sulawesi Utara Dimata Tiga Presiden: SBY, Jokowi hingga Prabowo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In