
CAHAYASIANG.ID, KOTAMOBAGU – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Turnamen (OT) TIDAR Drag Race Kotamobagu Championship 2026 meninggalkan duka mendalam.
Dimana ajang olahraga yang seharusnya menjadi tontonan sekaligus hiburan bagi pecinta drag race berujung maut.
Dimana drag race yang digelar di sirkuit nonpermanen, Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026) hari ini menimbulkan duka mendalam bagi korban yang saat itu sedang menonton ajang tersebut.
Menurut informasi, Tian Ngantung dari Tim Mc Joe mengikuti perlombaan pada kategori kelas FFA (Free For All) yang merupakan seorang dragster memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju garis finish sekitar pukul 15.50 WITA.
Hal ini berdasarkan laporan dari Bhabinkamtibmas Aipda Farit. Ia menjelaskan saat itu dragster Tian memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
“Tian memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju garis finis. Namun, ketika memasuki titik finis, kendaraan mengalami masalah atau trouble. Mobil kemudian oleng ke sisi kiri lintasan dan menabrak pagar pembatas sirkuit.” Ujar Aipda Farit.
Naas, lanjutnya, pagar tersebut berada di area warga yang menyaksikan perlombaan. “Mobil tersebut kehilangan kendali kemudian menabrak sejumlah penonton yang berada di belakang pagar pembatas di sisi kiri area finis.” tambahnya.
Usai tragedi naas tersebut, situasi langsung berubah dari sukacita menjadi dukacita. Tampak petugas medis, panitia, serta dibantu personel Polri yang saat itu melakukan pengamanan, semuanya langsung bergerak cepat membantu dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Monompia dan RSUD Kotamobagu.
Panitia pun langsung menghentikan seluruh rangkaian perlombaan. Kegiatan drag race dihentikan sekitar pukul 16.05 WITA.
“Turut berdukacita atas Keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan. Ini Bukan Sebuah Musibah ini Murni Sebuah kelalaian Dari Panitia penyelenggara Drag Race Di Kotamobagu. Tanggung jawab dan Usut tuntas.” tulis Rafi Al Mapapa diakun Facebooknya.
Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya mencari keterangan dari Panitia, Pemerintah, pihak korban hingga aparat kepolisian terkait kegiatan tersebut yang sudah mengantongi izin dari Direktorat Intelkam Polda Sulawesi Utara melalui surat izin Nomor SI/60/VIII/YAN.2.1/2026 tertanggal 4 Agustus 2026. (*Red)
Berikut data sementara korban tragedi
Korban Meninggal Dunia dalam Kejurda Open Turnamen TIDAR Drag Race Kotamobagu (Berbagai Sumber)
KORBAN MENINGGAL DUNIA:
– Biyo Mokoagow, Bilalang 3 (RSUD Kotamobagu)
– Harianti Mokoginta, Bilalang 3 Utara (RS Monompia)
– Lisma Mokoginta, Bilalang Utara (RSUD Kotamobagu)
– Risna Longkun, Bilalang Baru (RSUD Kotamobagu)
– Ali Ponamon, Pontodon Induk (RSUD Kotamobagu)
– Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk (RS Monompia)
KORBAN LUKA BERAT:
– Rugaina Manangin, Bilalang 4 (RSUD Kotamobagu)
– Rina Longkun, Bilalang Baru (RSUD Kotamobagu)
– Johar Mokoginta, Pontodon (RSUD Kotamobagu)
– Hadi Toisi, Pangian Tengah (RS Monompia)
– Ali Jojang, Bilalang 4 (RS Monompia)
– Murdani Pobela, Bilalang Baru (RS Monompia)
– Arhan Mokoginta, Bilalang 3 (RS Monompia)
– Enjelia Lito, Bilalang 3 (RS Monompia)
– Muxin Dondo, Pontodon Timur (RS Monompia)
– Rapiska Mokodongan, Genggulang (RS Monompia)
KORBAN LUKA RINGAN:
Prasetio Mokodongan, Pontodon (RS Monompia)
Dan ada beberapa korban lagi yang belum terkonfirmasi.


