
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Pesta Adat Tulude U Taung Tahun 2026 yang digelar di Kampung Kawaluso, Kecamatan Kendahe, Selasa (17/2/2026). Tradisi tahunan masyarakat Nusa Utara ini menjadi momen ungkapan syukur sekaligus doa dan harapan memasuki tahun yang baru.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Kawaluso tersebut mengusung tema “Pelaharape Su Ruata Pengumbalerang Si Ghenggona” yang berarti “Berharap kepada Allah, Bernaung kepada-Nya.” Tema ini merefleksikan semangat spiritual masyarakat dalam menyerahkan setiap langkah kehidupan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kendahe Irwin Sasiang, SP, Kapolsek Kendahe IPTU Chergli Sarite, S.Pd, Danramil 1301-06 Kendahe yang diwakili Serka J. Antibe, Danpos Satgas Pam Puter Pulau Kawaluso Lettu Czi Theo Andre, Pj. Kapitalaung Kampung Kawaluso Audy Walukow, Ketua Jemaat GMIST PNIEL Kawaluso Pnt. Olner Sarageti, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan seluruh warga Kampung Kawaluso.
Rangkaian acara puncak dimulai sekitar pukul 15.20 WITA saat Camat dan Kapolsek Kendahe menuju Balai Kampung untuk mengikuti prosesi adat. Kedatangan rombongan disambut dengan kata-kata adat oleh Malfino Dalope dan ucapan selamat datang dari MC Christin Sasamu.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Junjun Sarageti. Ibadah berlangsung khidmat melalui rangkaian takhbisan, syair syukur, pembacaan firman, khotbah, pelayanan persembahan, doa syafaat hingga doa berkat. Momentum ini menjadi inti spiritual dalam perayaan Tulude sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui.

Memasuki sesi adat dan budaya, Camat Kendahe Irwin Sasiang menyampaikan sambutan (sasasa) yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, melestarikan nilai budaya, serta mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Prosesi adat dilanjutkan dengan Mendangeng Tamo Banua, yakni arak-arakan kue adat menuju Balai Kampung, pertunjukan Upase, serta Tari Salo yang dikenal sebagai tarian perang khas daerah. Puncak simbolis acara ditandai dengan Menuwang Tamo Banua atau pemotongan kue adat oleh Malfino Dalope, sebagai lambang syukur dan harapan akan berkat di tahun yang baru.
Ucapan terima kasih (Mehumpa U Tatarimakase) disampaikan oleh Pj. Kapitalaung Audy Walukow, dilanjutkan doa syukur dan doa ramah tamah (Mekariomaneng) oleh Gembala Ivan Manoppo, serta ditutup dengan kata-kata adat penutup (Mengunsi) oleh Herry Totaeng.
Kapolsek Kendahe IPTU Chergli Sarite, S.Pd memimpin langsung pengamanan kegiatan bersama personel Polsek Kendahe dan Pos Pam Puter Pulau Kawaluso. Kehadiran aparat keamanan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar.
Pesta Adat Tulude U Taung Kampung Kawaluso Tahun 2026 berakhir pada pukul 20.35 WITA dalam keadaan aman dan kondusif. Perayaan ini bukan sekadar tradisi, melainkan wujud identitas dan iman masyarakat yang terus dijaga dari generasi ke generasi. (*Anto)






