CAHAYASIANG.ID-BITUNG. Pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial dan Pengobatan Cuma-Cuma yang di gelar aparat Polri dan TNI, Kamis (30/11/23) di Taman Kesatuan Bangsa, menuai dukungan penuh Kapolda Sulut, Irjen Pol. Drs Setyo Budiyanto SH MH.

Dalam sambutannya Jenderal Setyo mengatakan, kegiatan ini berjudul Polda Sulut bersama TNI dan Pemerintah Kota Bitung, melayani dan melindungi masyarakat. “Kegiatan ini utamanya kami laksanakan untuk memberikan layanan kepada masyarakat, dalam hal masalah kesehatan juga ada beberapa paket bakti sosial yang sudah disiapkan, tapi yang utamanya pemeriksaan kesehatan,”ujar Jenderal Setyo.
Lanjutnya juga, jika semua rakyat sehat, Kota Bitung akan menjadi luar biasa, kota yang hidup dan bisa lagi beraktifitas sebagaimana mestinya, sehingga bisa normal lagi, tidak ada lagi permasalahan yang muncul.
“Ada sedikit yang disampaikan Pak Walikota, sedikit musibah yang kita alami, Insya Allah, kita mohon kepada Tuhan yang maha kuasa, mudah-mudahan semua normal kembali, urusan normal kembali itu menjadi tanggung jawab kita bersama, kami, TNI, pemerintah Kota, termasuk juga teman-teman ormas,”ujarnya.
Tambah dia, Taman Kesatuan Bangsa menjadi awal persatuan, kerjasama dan berkomitmen, menunjukan kedamaian dan tidak ada lagi yang beranggapan bahwa tidak kenal. Contohi anak sekolah yang tidak memilih teman dan ngobrol.
“Mudah-mudahan semua Damai Sejahteran dan Mendapatkan Berkat Tuhan yang luar biasa, saya mengajak semua berdiri, teriak sekuat-kuatnya MARI TORANG BAKU MALENDONG, JAGA BITUNG TETAP AMAN, luar biasa kita tepuk tangan bersama, saya merasa ada getaran,”ungkap Kapolda, sambil berharap persaudaraan Bitung semakin maju dan kuat.
Sebelumnya, Wali Kota Bitung, Ir Maurits Mantiri MM dalam sambutannya mengatakan, hari ini adalah rangkaian kerja sama kita semua, tapi secara khusus kepada bapak Kapolda Sulut bersama ibu dan seluruh jajaran yang telah membantu Pemerintah Kota Bitung, seihgga keaadaan sebelumnya dirasakan tidak enak, menjadi mulai enak.
“Kami sebagai Pemerintah Kota Bitung, selalu berharap kepada masyarakat, agar selalu bertanya kepada meraka yang memiliki pengetahuan yang cukup tentang peristiwa di Kota ini, jangan hanya mendengar sepihak karena dibalik sana, ada orang-orang yang tidak suka kita hidup rukun dan damai,”ungkap Mantiri.
Lanjutnya juga, orang-orang Bitung cinta damai, karena semua sudah kawin mawin. Bekerja dengan cinta dan jauhkan kebencian, karena telah kebiasaan yang dimiliki, jika kemarin ada permasalahan, jangan dipikirkan lagi.
“Sekarang ini, bagaimana merajut kembali perdamaian yang telah kita susun dari opa-oma terdahulu yang telah bangun sejak dulu, buang jauh-jauh pikiran yang tidak baik,dan kemudian ekonomi kita akan tumbuh kembali, masyarakat bisa berjualan bebas seperti apa danya,”ugkap Mantiri. Acara ini dilanjutkan dengan pembagian bantuan dan pengobatan gratis. (*Yaps)






