CAHAYASIANG.ID, Manado — Rombongan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah, Ramdhani, meninjau kesiapan Autogate Imigrasi dan Lounge Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan keimigrasian sekaligus memastikan fasilitas baru tersebut dapat berfungsi optimal guna mendukung kelancaran arus keluar-masuk pelaku perjalanan.

Dalam kunjungannya, Ramdhani yang didampingi Kabag TU dan Umum, Novly Momongan, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal, James Sembel, dan Kabid Dokumen Perjalanan Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Rejeki Putra Ginting, serta Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manad, Azriyal Zam, melaksanakan peninjauan secara detail pada sejumlah unit Autogate yang mulai terpasang di terminal kedatangan dan kebarangkatan internasional di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.
Ramdhani menegaskan bahwa kehadiran Autogate di Bandara Sam Ratulangi merupakan langkah modernisasi layanan yang akan memberikan kemudahan bagi masyarakat. “Autogate ini akan memangkas waktu pemeriksaan dan memberikan pengalaman layanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi pelaku perjalanan. Kami sedang memastikan seluruh sistem berjalan sempurna sebelum dioperasikan,” ujarnya.

Selain Autogate, Kakanwil juga mengecek fasilitas Lounge PMI yang disiapkan sebagai ruang layanan yang nyaman bagi para pekerja migran yang akan berangkat melalui Bandara Sam Ratulangi. Fasilitas tersebut meliputi area tunggu, layanan informasi, serta asistensi keimigrasian dan kepulangan PMI.
Ia menekankan pentingnya kenyamanan dan keamanan PMI dalam setiap proses keberangkatan dan kedatangan. “Lounge PMI ini adalah bentuk implementasi dari Program Akselerasi Menteri Imgrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto untuk menghadirkan pelayanan yang humanis dan berpihak kepada pekerja migran Indonesia. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan ruang yang layak, tertib, dan mudah diakses,” ujar Ramdhani.
Dari informasi yang diperoleh, fasilitas-fasilitas tersebut direncanakan akan diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus (*/ak)





