
CAHAYASIANG.ID, SULUT – Pendaftaran Calon Kepala Daerah (Cagub/Cawagub, Cawali/Cawawali, Cabup/Cawabup) Provinsi Sulawesi Utara ke KPU sisa menghitung hari–27-29 Agustus 2024.
Khusus Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, konstalasi politik kian menjadi teka-teki dan buah bibir di kalangan masyarakat demi memperebutkan Sulut 1 dan Sulut 2.
Sementara, di Sulawesi Utara, DPP PDIP telah resmi mengusung Drs Steven O.E. Kandouw (SK) sebagai calon Gubernur. Sedangkan untuk Calon Wakil Gubernur belum diumumkan.
Menurut Bendahara umum Dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Prof DR (HC) Olly Dondokambey, SE bahwa untuk papan dua atau calon wakil gubernur PDI-P akan melihat hasil survey.
“PDI-P tidak menutup kemungkinan bisa berkoalisi di Pilgub. Ada peluang (Koalisi)
Kita tidak bisa makan sendiri -sendiri, harus bersama-sama. Namanya gotong royong,” ujar Gubernur dua periode pilihan Rakyat Sulawesi Utara ini.
Sementara itu, menanggapi soal sosok siapa Calon Wakil Gubernur, Menurut Ex Aktivis Unsrat dan juga sekaligus sebagai Ketua Umum JGI (Jari Garuda Indonesia) James Lembong,S.Sos, melihat peta politik yang ada, dari begitu banyak calon Wakil Gubernur yang muncul di permukaan, lebih baik jika Gerindra bisa berkoalisi dengan PDI-P.
“Hal ini sebagai wujud sinkronisasi Pemerintah dari Pusat dengan daerah dalam satu perahu. Sekalipun berbeda dalam Pemilihan Presiden, namun itu jadi hal yang biasa dalam dunia politik. Banyak juga Partai yang berseberangan di Pilpres, namun saat ini bermanuver. Tetapi manuver ini harus wajib untuk kepentingan Rakyat Indonesia khususnya di Sulawesi Utara” ujar Om Petu sapaan akrabnya.
Lanjut Ketua Ilmispi Sulut-Gorontalo Periode 2009/2010 ini, Cagub Gerindra yang sudah di rekomendasi DPP yaitu Yulius Stevanus Komaling (YSK) sebaiknya berkoalisi dengan PDIP sebagai Papan Dua.
“Hal ini juga melihat dari hasil survei, selain Ada nama Elly Engelbert Lasut, YSK juga belum bisa mampu mengalahkan elektabiltas dari Steven Kandow. Jadi hemat saya, alangkah baiknya kalau melihat dari nama Cawagub yang ada sekarang dari kapabilitas dan komponen lebih pas jika SK – YSK menjadi Pasangan Serasi dalam perkawinan PDIP dan Gerindra di Sulut. Ini tentunya akan menjadi pondasi yang kuat dalam menghadapi Pilkada di Sulut. Jika itu terjadi, tentu hanya akan ada dua pasang, SK-YSK Pasangan Ideal, Sulut akan makin hebat dan jadi lebih baik.” tutup Lembong. (*Enggi)






