CAHAYASIANG.ID, SANGIHE – Sungguh sangat Memprihatinkan kondisi jalan Kabupaten yang menghubungkan Kampung Kalagheng, Birahi, Mandoi serta Malisade, Bowonguwung dan Pintareng, yang masuk dalam Wilayah Kecamatan Tabukan Selatan (Tabsel) dan Tabukan Selatan Tenggara (Tabseltra), sudah sekian lama menanti Sentuhan dari Pemerintah Daerah Sangihe.

Elfrengky Damasar, warga masyarakat Kecamatan Tabukan Selatan kepada Media Cahayasiang.id, pada Kamis (11/01/24), mengatakan bahwa Kondisi jalan yang rusak seperti ini, sudah bertahan cukup lama, sehingga kami masyarakat pengguna jalan yang ada di Kecamatan Tabsel dan Tabseltra, sangat merindukan perbaikan jalan tersebut.
“Kami masyarakat yang ada di Kecamatan Tabsel dan Tabseltra yang ada di ruas jalan Kalagheng, Birahi, Mandoi serta Malisade, Bowonguwung dan Pintareng sangat merindukan akses jalan yang layak karena sudah cukup lama kami menikmati jalan yang rusak seperti ini,” ungkap Damasar.
Lebih lanjut Ia menuturkan dampak yang diakibatkan dari kondisi jalan rusak ini, diantaranya adalah, “Ketika ada masyarakat yang sakit dan hendak dilarikan ke Rumah Sakit, Ibu-ibu yang sedang hamil atau hendak melahirkan, dengan kondisi jalan yang berlubang dan berbatu, menimbulkan rasa takut dan trauma. Begitu juga bagi anak Sekolah yang sering terlambat karena harus jalan kaki sebab tidak ada kendaraan yang melewati jalur jalan tersebut. Hal yang sama dikeluhkan oleh para Petani, sebab hasil panen mereka ketika di angkut dengan kendaraan banyak rusak karena benturan akibat jalan yang berlobang dan rusak,” pungkasnya.
Di Konfirmasi ke Kapitalaung Kampung Kalagheng, Chres T, Ia membenarkan akan hal ini.
“Ya memang seperti itu kenyataannya, dengan kondisi jalan yang tidak layak ini, banyak dampak buruk yang kami rasakan, sambil berharap di Tahun 2024, ruas jalan ini bisa diperbaiki,” tutup Chres. (*Anto)






