• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Saturday, 18 April 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Jalan Desa Keroit-Raanan Baru Hampir Putus, Warga Tinggal Menunggu Terisolasi, Pemdes Temui Sekda Minsel

Jalan Desa Keroit-Raanan Baru Hampir Putus, Warga Tinggal Menunggu Terisolasi, Pemdes Temui Sekda Minsel

14/01/2023
in Minsel - Mitra - Bolmong Raya
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYA SIANG.ID, MINSEL – Jalan antara Desa Keroit-Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan(Minsel) nyaris putus dan membahayakan pengguna jalan akibat longsor yang memakan badan jalan. Dalam pantauan media ini, kondisi jalan akibat longsoran terbilang cukup parah karena tinggal tersisa kurang lebih 2,5 meter saja. Selain itu terdapat retakan di badan jalan yang berpotensi menjadi longsoran susulan apalaagi dalam kondisi cuaca ekstrim dengan curah hujan yang deras. Hal ini terjadi sejak akhir tahun lalu dan sangat mengkuatirkan warga desa yang bepergian dan memasarkan hasil pertanian.

Kondisi jalan terkini antara Desa Keroit dan Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat

Warga-pun mendesak Pemkab Minahasa Selatan segera merehabilitasi jalan ini karena sangat menyulitkan warga memasarkan hasil pertanian dan mengurus keperluan di kantor kecamatan dan kabupaten.

Melalui musyawarah desa(musdes) yang digelar Kamis, (12/01/2023) diputuskan Pemdes Keroit segera menemui pejabat terkait di kabupaten untuk menyampaikan persoalan ini.

Hal ini langsung ditindak lanjuti oleh Hukum Tua Desa Keroit Donni Bela, bersama Seretaris Desa, Reagen Piri mereka menemui tiga pejabat teras Pemkab Minsel masing-masing Sekdakab Minsel Glady N. Kawatu, SH, MSi, Asisten I Drs. Benny Lumingkewas, dan Kadis PU Royke Durand. Mereka diterima di ruang kerja Sekda.

Sayangnya, Sekretaris Daerah Minsel Glady Kawatu mengaku tidak bisa mengambil langkah strategis terkait laporan bencana longsor ini.

“Karena anggarannya cukup besar silahkan disampaikan langsung ke Pak Bupati lewat pengajuan proposal,” ujar Sekdes Reigen Piri mengutip pernyataan Kawatu yang didampingi Asisten I Pemerintahan Drs Benny Lumingkewas.

Sebelumnya, Kadis PUPR Royke Durant saat disambangi Pemdes Keroit mengatakan akan segera menurunkan alat berat Excavator untuk memperlebar jalan yang nyaris putus tersebut.

“Untuk sementara akan diturunkan alat berat(excavator) untuk memperbaiki jalan tersebut namun sebelumnya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Raanan Baru dan pemilik lahan tanah yang adalah perkebunan warga,” ujar Durant.

Terpisah, Hukum Tua Desa Keroit Donni Bela berharap Pemerintah Kabupaten secepatnya menyikapi laporan mereka.

“Ini sangat darurat, karena jalan alternatif yaitu antara Desa Keroit dan Desa Lalumpe Kecamatan Motoling dalam kondisi yang sama terdapat longsor di badan jalan, bahkan terdapat lima titik longsor,” terang Bela didampingi Sekdes Keroit Reagen Piri dan Tokoh Masyarakat Jendry Sondakh.

Retakan di badan jalan berpotensi terjadinya longsor susulan yang bisa berakibat putusnya jalan.

Menurut Hukum Tua Bela, jika jalan ini putus, maka warga harus mengambil resiko lewat jalan Desa Lalumpe, sementara di jalan tersebut selain kondisinya rusak parah di sana terdapat lima titik longsor di badan jalan.

“Otomatis kendaraan roda enam keatas dengan tonase besar tidak bisa lewat karena resikonya jatuh ke jurang,” tukas Bela.

Lain halnya dikatakan Everd, pemerhati pemerintahan dan kemasyarakatan. Menurut Everd, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan harus segera mengambil langkah menanggulangi kerusakan jalan di dua lokasi tersebut.

“Ini bisa dikategorikan bencana, jadi bisa saja digunakan dana taktis bencana setelah dievaluasi sebagai mitigasi bencana,” tandasnya. (Rub)

Post Views: 2,984
Bagikan ini :
Previous Post

Direktur Eksekutif Strategi Foundation, Risdiana Wiryatni: Saatnya Perempuan Tampil Menjadi Pengawal Perubahan

Next Post

Bupati Kepulauan Talaud Lakukan Pembinaan ASN

Next Post

Bupati Kepulauan Talaud Lakukan Pembinaan ASN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In