CAHAYASIANG.ID, MANADO – Ibadah persekutuan Oikumene umat kristiani secara hybrid oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Utara (Sulut), digelar terpusat di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Manado, Jumat (3/11) tadi.
Ibadah tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sulut Ronald Lumbuun dan Kepala Divisi (Kadiv) Pelayanan Hukum dan HAM Rudy H. Pakpahan.
Dipimpin oleh Pendeta Youdi Walewangko, perikop pembacaan firman Tuhan dalam ibadah Oikumene ini, diambil dari Roma 1:16-17.
Dalam khotbahnya, Walewangko menyampaikan kepada jemaat yang hadir bahwa kehidupan yang kita jalani sekarang hanya karna tuntunan dan penyertaan Tuhan.
“Saya percaya yang hadir disini ada dalam bait Allah. Tuhan begitu baik dalam kehidupan kita,” ucapnya.

Diakhir khotbahnya, ia berpesan kepada jemaat untuk selalu mengingat kebaikan Tuhan. “Jangan pernah kita khawatir dalam menjalani hidup, serahkanlah segala kekhawatiran kita kepada Tuhan. Rancangan Tuhan sudah ada dalam hidup kita,” tuturnya.
Dalam ibadah itu, dirangkaikan juga pengukuhan kepengurusan oikumene Bapas Manado.
Diakhir ibadah, Kakanwil Ronald menyampaikan sambutannya dengan ucapan terimakasih kepada seluruh umat kristiani yang telah hadir dan mengikuti ibadah, baik yang hadir secara langsung maupun secara virtual. Ia pun mengajak seluruh jemaat yang hadir untuk selalu mendahulukan Tuhan.
“Carilah Tuhan, berikan penghormatan yang tulus kepada Tuhan. Orang benar akan hidup oleh Iman,” tandasnya.
Kepada pengurus oikumene Bapas Manado, ia berharap bahwa pengukuhan ini tidak hanya sebatas pengukuhan saja. “Saya berharap pengurus oikumene aktif dalam beribadah dan tugas sebagai ASN dan menjadi contoh bagi orang sekitar,” pukasnya.(ak/*)






