“Artinya, tidak ada seorang pun yang sempurna. Setiap manusia memiliki kekurangan. Kesadaran ini bagus sebagai rambu agar kita tidak sombong tapi tahu batas dan tahu diri siapakah kita sehingga berfungsi sesuai dengan posisi kita masing-masing,” ujarnya
Namun di sisi lain, kata dia, pepatah tersebut bisa disalahartikan bagi mereka bersikap minimalis, yang mau hidup biasa-biasa saja dan rata-rata saja. Tak mau hidup militan, tak menonjol dengan berkata “tak ada orang yang sempurna.”
“Yesus mengajak para murid menjadi seorang yang militan, pribadi yang luar biasa dan bahkan yang sempurna seperti Bapa di Surga yang menghidupi nilai-nlai luhur yang tidak dimiliki oleh orang biasa,” katanya.
Vox Point Indonesia yang berusia 6 tahun, lanjutnya, mengajak menjadi seorang Katolik yang bukan biasa-biasa saja yang cukup asal berdoa, pergi ke gereja, memperhatikan keluarga dan bekerja dengan baik.
“Tetapi juga mau menyisihkan waktu untuk terlibat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjadi seorang Katolik yang terlibat aktif dalam kancah politik agar nilai-nilai Injil yang diwartakan oleh Yesus pun dapat memberi rasa, bagaikan garam dalam kehidupan bernegara dan menjadi terang dalam kehidupan berbangsa.
Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohannes Handojo Budhisedjati dalam sambutannya mengatakan, rangkaian acara HUT ke-6 akan diisi yang pertama dengan Misa Syukur dan Rapat Pimpinan Nasional (Rampimnas) yang akan dihadiri seluruh perwakilan DPD dan pengurus DPN.
“Acara Rapimnas inu mengatur strategi pemenangan caleg-caleg Katolik, khusus kita bicara satu hari itu bagaimana mengatur supaya lebih banyak lagi caleg Katolik yang dapat mempersembahkan dirinya untuk gereja dan bangsa,” terangnya.
Yohannes Handojo juga menyampaikan, secara internal kaderisasi di Vox Point Indonesia terus berjalan.
“Karena makin banyak teman-teman bergabung, kita ingin kita sevisi. Kemudian, giat internal diskusi politik saya minta untuk digiatkan, lebih-lebih dalam situasi kebangsaan saat ini,” tandasnya.
Misa syukur selain dihadiri para Voxian secara virtual, juga dihadiri secara luring oleh para pengurus DPN Vox Point Indonesia dan juga para ketua DPD seperti Ketua DPD DKI Jakarta Norben Syukur, Ketua DPD Banten Adrianus Agung, Ketua DPD Sulut Ferdinand Djeki Dumais, dan Ketua DPD Jawa Barat Jenni Retno Vincentia dengan jumlah terbatas. (dey/son)





