
CAHAYASIANG.ID, JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tengah mendalami kasus viral dugaan penyalahgunaan rumah dinas di Cijantung, Jakarta Timur, yang disebut-sebut menjadi markas judi online (judol).
Dimana rumah dinas (Rudis) milik seorang perwira TNI di kompleks Cijantung, Jakarta Timur, digerebek polisi setelah diduga disewa dan dijadikan markas operasional judi online. Dalam penggerebekan tersebut, 11 operator diamankan bersama 32 unit komputer yang digunakan untuk menjalankan aktivitas tersebut.
Diketahui, rumah tersebut milik Letkol Inf AJ, Kasi Intel Gartap 1 Jakarta. Polisi masih mendalami aktivitas judi online yang berlangsung di lokasi tersebut, termasuk pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir jika terbukti ada anggota yang memfasilitasi aktivitas ilegal tersebut.
“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respons cepat,” tegas Maruli saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Pernyataan keras KSAD ini merespons penggerebekan sebuah rumah di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Jalan Sederhana 7, Cijantung, pada Minggu (4/10/2026) pukul 07.30 WIB. Penggerebekan dilakukan tim Polda Metro Jaya usai menerima laporan warga soal aktivitas mencurigakan.
Dari dalam rumah dinas yang diketahui milik Kasi Intel Gartap I Jakarta, Letkol Inf Arman Jab, polisi mengamankan 11 orang yang diduga berperan sebagai operator judi online.
Selain itu, petugas menyita barang bukti berupa 32 unit komputer PC, 14 unit telepon seluler, dan 9 lembar KTP. Diduga rumah dinas tersebut disewakan kepada para pelaku untuk menjalankan operasional judol.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak menyatakan, akan menindak tegas anggota TNI aktif yang memfasilitasi rumah dinasnya menjadi markas judi online (judol).

“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas,” tegas KSAD Maruli, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026). (*Red)



