• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Monday, 11 May 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Harley Mangindaan Kenalkan “Kreasi Anggur Perjamuan Kudus Berbasis Komoditi Unggulan Sulawesi Utara”

Harley Mangindaan Kenalkan “Kreasi Anggur Perjamuan Kudus Berbasis Komoditi Unggulan Sulawesi Utara”

04/11/2025
in Sulut
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, Sulut – Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) bersama peneliti Dr. Harley Mangindaan, SE,M.SM, memperkenalkan hasil riset inovatif bertajuk “Kreasi Anggur Perjamuan Kudus Berbasis Komoditi Unggulan Sulawesi Utara”.

Hal itu dipertunjukkan Wakil Wali Kota Manado 2010 hingga 2015 ini dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Kota Tomohon, Rabu (29/10) lalu.

Pemaparan dihadiri Rektor UKIT Sandra Korua, dan Wakil Rektor III UKIT Ir. Frangky Tulungen, perwakilan Sinode GMIM, akademisi, serta pelaku industri, menandai langkah baru dalam pengembangan produk liturgi berbasis potensi alam lokal.

Kepada Awak Media, Senin (3/11/2025) malam, Bang Ai (Sapaan Akrabnya Harley Mangindaan) menjelaskan, Riset ini bertujuan menghasilkan prototipe anggur perjamuan kudus non-alkohol berbahan buah unggulan daerah seperti nanas, pala, dan buah naga.

“Komoditi unggulan bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga berkhasiat dan bisa menjadi media sakramen yang sesuai konteks lokal,” ungkap Penatua PKB Jemaat GMIM Bukit Moria Tikala Baru tersebut.

Riset digagas oleh Suami tercinta Seyla Kudati inipun menjadi langkah inovatif dalam mengintegrasikan iman, ilmu pengetahuan, dan potensi ekonomi daerah.

Dengan memanfaatkan buah unggulan Sulawesi Utara seperti nanas, pala, dan buah naga, produk ini diharapkan menjadi ikon baru liturgi gereja sekaligus membuka peluang pemberdayaan jemaat melalui usaha berbasis komoditi lokal.

“Inovasi ini bukan hanya tentang minuman, tetapi tentang makna spiritual dan pemberdayaan jemaat,” tegas Bang Ai.

SECARA SIMBOLIK DIBUKA PERWAKILAN SINODE HINGGA UNIVERSITAS

Pada acara peluncuran, botol hasil fermentasi berbasis buah lokal secara simbolis dibuka bersama perwakilan sinode dan pimpinan universitas. Para peserta kemudian mencicipi dua varian – fermentasi rendah alkohol dan non-alkohol – sebagai bentuk uji awal kualitas.

Rektor UKIT menilai produk tersebut sudah memenuhi kriteria alami, namun perlu uji laboratorium lanjutan sesuai standar SNI dan izin BPOM.

Sementara, Pendeta Michael Lendo menekankan, Pentingnya makna teologis dalam rasa dan warna produk, dan Pendeta Posumah mendorong kerja sama distribusi dengan sinode GMIM.

Praktisi industri Jimmy Kubertu pengusaha produk Wangae menambahkan, Fermentasi buah lokal mampu menghasilkan cita rasa khas tanpa pewarna buatan, sedangkan Jein (Farmasi UKIT) menyoroti perlunya standar kematangan buah dan komposisi bahan yang konsisten.

Dengan memanfaatkan buah unggulan Sulawesi Utara seperti nanas, pala, dan buah naga, produk ini diharapkan menjadi ikon baru liturgi gereja sekaligus membuka peluang pemberdayaan jemaat melalui usaha berbasis komoditi lokal.

FGD menyimpulkan bahwa riset ini layak dikembangkan menuju tahap produksi massal dan paten. Produk ini diharapkan menjadi ikon baru Sulawesi Utara, yang menggabungkan iman, sains, dan potensi ekonomi lokal. (Deon)

Post Views: 538
Bagikan ini :
Previous Post

Jet Ski Terbalik di Teluk Manado, Dua Warga Dilaporkan Hilang, Tim SAR Gelar Operasi Pencarian

Next Post

Langkah Progresif YSK, Temui Menteri Bahlil Bahas Kelistrikan Hingga WPR

Next Post

Langkah Progresif YSK, Temui Menteri Bahlil Bahas Kelistrikan Hingga WPR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In