CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Pencarian Orang Hilang di Kampung Kulur Kecamatan Tabukan Tengah sudah memasuki hari ke 7 dan belum ada tanda-tanda penemuan Korban atau masih Nihil. Basarnas Sangihe di bantu Masyarakat, Keluarga serta Tim lainnya masih terus melakukan Pencarian sejak Korban Ibu Andrina Matheos dinyatakan hilang pada Jumat 27 Oktober 2023.

Koordinator Pos (Korpos) Basarnas Sangihe Rivai Salasa, ketika di hubungi lewat WhatsApp pada Jumat (03/11/23) mengatakan, Timnya masih belum bisa menemukan Korban, padahal pencarian sudah memasuki hari ke 7 dengan memperluas wilayah Pencarian.
“Kami bersama Tim masih belum dapat menemukan Korban, hingga hari ini yang sudah memasuki hari ke 7, dengan berbagai metode pencarian seperti Penyelaman ke dasar laut (Under Water) disekitar TKP dan Pencarian di Permukaan Laut dengan menggunakan Perahu Karet (Rubber Boat) serta Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan memperluas Wilayah Pencarian,” Ujar Rivai.

Lanjut Korpos Basarnas Sangihe ini, “Seandainya sampai sebentar malam belum juga ada hasil maka Pencarian Kami Hentikan dan di lanjutkan dengan Pemantauan,” Pungkasnya.
Sebagaimana di ketahui, bahwa pada hari Jumat siang Tanggal 27 Oktober 2023, Ibu Andrina Matheos Umur 62 Tahun, hendak mencari ikan dengan alat Pancing (Mangael dari darat-Red) bersama temannya Wasni Lukas di Tanjung Pako. Sesampainya mereka berdua di situ, langsung mengambil tempat yang agak berjauhan Ibu Andrina Matheos di sisi sebelah dan temannya Wasni Lukas di sisi yang lain dari Tanjung tersebut, sehingga mereka berdua tidak saling melihat. Dan tak berselang lama, karena air laut saat itu sudah mulai Pasang Naik, Wasni Lukas memanggil Ibu Andrina Matheos beberapa kali dengan suara keras, namun sudah tidak ada jawaban. Menyadari temannya sudah tidak ada, Wasni Lukas langsung menelepon ke Kampung Kulur untuk meminta Pertolongan dan mereka pun datang dengan perahu sambil mencari Korban, sejak saat itu Ibu Andrina Matheos dinyatakan Hilang.

Kapolsek Tabukan Tengah (Tabteng) Iptu Makasengke Papendang kepada CAHAYASIANG.ID, mengatakan bahwa sesuai hasil interogasi dengan Ibu Wasni Lukas bahwa “Sekira Pukul 12.00 Wita kebawah menjelang Sore, air laut sudah mulai naik di sertai angin kencang dan Ombak mulai besar,” Tandas Papendang.

Memang ada beberapa Kejanggalan di seputar hilangnya Ibu Andrina Matheos, seperti Pisau, Joran Pancing dan Ikan hasil Tangkapan, tidak di temukan baik di laut ataupun di darat, hingga di hubungkan ke Dunia Supranatural ungkap beberapa warga Kampung Kulur.
Setiap malamnya Keluarga dari Ibu Andrina Matheos, melakukan Ibadah mengharapkan Pertolongan dan Mujizat dari Tuhan, dengan berharap Orang yang Mereka kasihi bisa kembali dengan Selamat.
“Saya berharap semoga ada Keajaiban dari Tuhan terjadi dan Mama saya boleh kembali dengan Selamat,” Harap Steward Matheos

Dalam Proses Pencarian tersebut melibatkan banyak Pihak selain Basarnas, ada juga Polair Petta, Babinsa Kulur, Babinkamtibmas Kulur, Pemerintah Kulur I, Pemerintah Kulur II, Pecinta Alam dari Spink dan Mapala Anemon serta Masyarakat Kulur. (*Anto)






