
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Dibawah pimpinan Dr. Aprikonus D. Loris, Rumah Sakit Daerah (RSD) Liun Kendage kembali menunjukkan kepeduliannya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Pada Kamis (24/4/2025), dua fasilitas ibadah resmi dibuka untuk umum. Ruang Ibadah Oikumene dan Mushola yang terletak di lantai lima rumah sakit.
Peresmian dilakukan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan gunting pita yang disaksikan oleh para Asisten, Direktur serta jajaran rumah sakit, Ketua MUI Sangihe, para tokoh agama, para Kepala OPD serta tamu undangan lainnya. Suasana terasa penuh khidmat dalam kebersamaan saat acara tersebut berlangsung.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terimakasih serta apresiasi terhadap upaya dari Direktur RSD Liun Kendage dalam menciptakan ruang yang tidak hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga rohani.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Saya berterimakasih dan mengapresiasi kepada Direktur RSD Liun Kendage Dokter Aprikonus Daud Loris yang telah mengusahakan pengadaan tempat ibadah Oikumene dan Mushola ini. Walaupun tidak ada anggaran dari APBD, namun ini murni partisipasi dari RSD Liun Kendage,” ujar Michael Thungari.
Lebih lanjut Bupati menambahkan bahwa dalam Visi dan Misi Pemerintah Sangihe, Sapta Membara khususnya pada pilar membangun kesejahteraan rakyat dan memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, Rumah Sakit sebagai pusat pelayanan publik harus menjadi tempat yang Inklusif yang memberikan ruang bagi setiap individu yang mengekspresikan keyakinan dan mendekatkan dirinya kepada Sang Pencipta.
“Kehadiran ruang ibadah ini adalah bukti nyata kepedulian seorang Direktur Dr. Aprikonus Daud Loris, terhadap kebutuhan spiritual setiap individu, tanpa memandang latar belakang agama,” ungkap Bupati.
Direktur RSD Liun Kendage Dr. Aprikonus D. Loris berharap, fasilitas ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh pasien, keluarga pasien, dan staf medis sebagai tempat mencari ketenangan dan kekuatan di tengah pergumulan.
Dengan hadirnya ruang ibadah ini, RSD Liun Kendage semakin memperkuat identitasnya sebagai rumah sakit yang ramah, terbuka, dan mengedepankan nilai-nilai toleransi serta pelayanan menyeluruh bagi masyarakat Sangihe. (*Anto Harindah)





