
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Pemerintah Kota Manado terus memperluas jejaring kerja sama internasional. Terbaru, Pemkot Manado menjajaki peluang kolaborasi Sister City dengan Pemerintah Kota Yongin, Republik Korea Selatan.
Penjajakan tersebut dibidik untuk memperkuat dua sektor prioritas, yakni pendidikan dan ekonomi. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Manado, Andrei Angouw menilai Kota Yongin sebagai mitra strategis..
Yongin dikenal sebagai salah satu kota penyangga Seoul yang maju dalam bidang teknologi, pendidikan, industri kreatif, serta pengelolaan kota modern.
Kerja sama ini masih dalam tahap penjajakan. Kita melihat banyak potensi yang bisa dikolaborasikan, terutama untuk peningkatan SDM dan ekonomi daerah.
Untuk sektor pendidikan, kerja sama ini diharapkan membuka ruang pertukaran pelajar, program beasiswa, pelatihan bahasa Korea, serta pengembangan kurikulum vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri global.
Sementara di sektor ekonomi, Pemkot Manado membidik investasi, pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Masuknya investor Korea Selatan dinilai akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru dan penguatan ekonomi lokal.
Langkah Pemkot Manado ini sejalan dengan semakin eratnya hubungan Sulawesi Utara dengan Korea Selatan, setelah dibukanya penerbangan langsung Incheon – Manado dan tingginya minat wisatawan Korsel berkunjung ke Bunaken dan Likupang.
“Semoga ini terus mendorong keterbukaan terhadap ide dan pengalaman baru sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat” harap Wawali.
Jika terealisasi, kerja sama Sister City Manado-Yongin akan menjadi tonggak penting diplomasi daerah (paradiplomasi) yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat citra Manado sebagai kota yang siap go internasional. (*Red)


