CAHAYASIANG.ID, MANADO – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Utara (Sulut), Ronald Lumbuun, memberikan sejumlah wejangan kepada jajarannya yang hadir di Kantor Imigrasi Manado pada Senin (21/8) pagi tadi. Wejangan tersebut disampaikan dalam sambutab orang nomor satu di Kemenkumham Sulut ini, seusai upacara peringatan hari lahir Kementerian Hukum dan HAM ‘HDKD’ ke-78
Lumbuun bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh jajaran Insan Pengayoman Sulawesi Utara terlaksananya rangkaian demi rangkaian acara semarak Hari Kemenkumham dari awal bulan Juli hingga Agustus. “Saat ini kami juga mengharapkan dukungan dan partisipasi seluruh pegawai Kemenkumham Sulut dalam kegiatan pelayanan publik yang akan digelar 22-24 Agustus mendatang. Berikan wajah yang terbaik bagi Kemenkumham, khususnya di Sulut, mulai dari hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pelayanan keimigrasian hingga sosialisasi pelayanan publik berupa perseroan perseorangan, hak cipta, merek termasuk konsultasi hukum dan informasi bagi pemberi bantuan hukum,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pada internalisasi perilaku ASN yang bukan hanya sekedar dihitung, tetapi menjadi ASN yang diperhitungkan. “Tunjukkan bahwa kita ASN yang diperhitungkan, dan mari kita pedomani pesan Menkumham. Persiapkan diri ke masa transisi pandemi menjadi endemi Covid, tetap menjalankan setiap tugas dan fungsi di sisa tahun anggaran, akselerasi kegiatan keuangan dan pada akhirnya mempertahankan opini WTP ke-15 kalinya, dan yang sudah kerap diglorifikasi mengenai netralitas ASN. “Mari kita jadikan Kemenkumham Sulut menjadi semakin berkualitas untuk Indonesia maju,” tandanya.
Syukuran Hari Kemenkumham tersebut juga dihiasi dengan prosesi Hari Dharma Darya Dhika (HDKD), pemotongan tumpeng simbol kebersamaan dan kerukunan. Selain petinggi dan jajaran ASN, tampak hadir pula Ketua Pengurus dan sejumlah anggota Purnabakti Pengayoman yang pernah bertugas di Kanwil Kemenkumham Sulut. (ak/*)






