
CAHAYASIANG.ID, MANADO — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) kembali menegaskan fundamental keuangan dan tata kelola bisnis yang solid. Hal tersebut tercermin dari keputusan lembaga pemeringkat internasional PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch Ratings) yang mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank SulutGo pada level ‘A(idn)’ dengan Outlook Stabil.
Afirmasi tersebut tertuang dalam surat keputusan resmi Nomor 157/DIR/RATLTR/VIII/2026 tertanggal 14 Agustus 2026 yang ditujukan kepada Direktur Utama Bank SulutGo, Maudy R. Pepah.
Dalam keputusan yang sama, Fitch Ratings juga mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Pendek Bank SulutGo pada level ‘F1+(idn)’. Peringkat ini mencerminkan kapasitas yang sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka pendek secara tepat waktu, sekaligus menunjukkan dukungan profil likuiditas yang sangat baik.
Selain peringkat korporasi, Fitch Ratings turut mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang ‘A(idn)’ untuk Obligasi Berkelanjutan I Bank SulutGo Tahap I Tahun 2021 dengan nilai emisi sebesar Rp750 miliar.
Obligasi tersebut dijadwalkan jatuh tempo pada 7 September 2026. Bank SulutGo menegaskan bahwa perseroan memiliki kesiapan dan kapasitas likuiditas yang memadai untuk memenuhi kewajiban tersebut tepat waktu.
Berdasarkan skala pemeringkatan Fitch Ratings, peringkat ‘A(idn)’ menunjukkan ekspektasi risiko gagal bayar yang relatif rendah dibandingkan emiten atau obligasi lainnya di Indonesia.
Sementara itu, peringkat ‘F1+(idn)’ menunjukkan tingkat risiko gagal bayar jangka pendek yang paling rendah serta mencerminkan kemampuan yang sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka pendek.
Ringkasan Pemeringkatan Fitch Ratings Agustus 2026
- Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank SulutGo: ‘A(idn)’ / Outlook Stabil
- Peringkat Nasional Jangka Pendek Bank SulutGo: ‘F1+(idn)’
- Peringkat Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2021: ‘A(idn)’
- Nilai Obligasi: Rp750 miliar
- Tanggal Jatuh Tempo: 7 September 2026
Manajemen Bank SulutGo memandang afirmasi peringkat tersebut sebagai bentuk pengakuan atas upaya perseroan dalam menjaga kualitas aset, memperkuat efisiensi operasional, serta menerapkan manajemen risiko secara prudent.
Di tengah dinamika industri perbankan, BSG terus memperkuat fundamental perusahaan melalui pengelolaan likuiditas, permodalan dan risiko yang terukur. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pemegang saham, nasabah, investor serta seluruh pemangku kepentingan.
Menjelang jatuh tempo Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2021 sebesar Rp750 miliar pada 7 September 2026, Bank SulutGo menegaskan komitmennya untuk memenuhi seluruh kewajiban keuangan perseroan sesuai ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.
Ke depan, Bank SulutGo akan terus memperkuat permodalan dan meningkatkan kinerja bisnis secara berkelanjutan, sekaligus menjalankan peran sebagai bank pembangunan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.


