CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Embung adalah Permukaan tanah yang lebih rendah atau cekung yang memiliki areal cukup luas digunakan untuk menampung air untuk keperluan petani yang ada di Kampung Utaurano, yang sudah tidak berfungsi sejak tahun 2020, diduga akan di Alih Fungsikan menjadi Kolam Renang (Kolren) oleh Kapitalaung (Kepala Desa) Utaurano Herdiyanto Takapulungan, padahal ini adalah Aset Pemkab Sangihe yang belum di Hibahkan ke Kampung tersebut.

Gitson Puasa salah satu Ketua Kelompok Tani Utaurano merasa keberatan dengan hal itu ikut bicara. Menurutnya Embung yang seharusnya memberikan Dampak lebih baik bagi Petani yang ada, malah tidak di pergunakan sesuai fungsinya.
“Setahu saya, Embung tersebut sudah tidak berfungsi sejak Tahun 2020 seharusnya Pemerintah Kampung Utaurano mencari solusi agar embung dapat berfungsi dengan baik, sehingga membantu pasokan Air para petani dan penambak ikan air tawar yang ada disini bukan malah dijadikan kolam renang yang tidak memberikan manfaat bagi petani,” ungkap Gitson Puasa pada Selasa (16/01/2024).

Senada dengan hal itu, kapitalaung kampung Utaurano Herdiyanto Takapulungang ketika di hubungi Media ini membenarkan bahwa Embung Penampung Air akan dijadikan Kolren dan sudah di koordinasikan dengan kepala bidang Pangan Dinas Pertanian Kepulauan Sangihe.
“Benar akan di jadikan kolam renang, tetapi itu bukan di Alih Fungsikan hanya di tingkatkan fungsinya,” tegas Takapulungan
Sementara ditempat lain, Mantan Kepala Dinas Pertanian (Kadistan)Kepulauan Sangihe Godfriet F. Pela, mengatakan bahwa “Dari Data yang ada Embung Penampung Air di kampung Utaurano masi menjadi Aset Pemkab Sangihe dan belum di hibahkan ke kampung Utaurano. (*Anto)






