CAHAYASIANG.ID, MANADO – Kasus Pembunuhan yang menewaskan seorang pria bernama Indra Matheos alias Bemo cukup menghebohkan warga Sulawesi Utara khususnya Kota Manado.

Pasalnya, Bemo dikenal merupakan seorang preman yang cukup dikenal dan disegani.
Indra Matheos (37) alias Bemo merupakan warga Kelurahan Ternate Baru Link IV, Kecamatan Singkil, Kota Manado.
Bemo menjadi sasaran penikaman yang TKP nya terjadi di dekat rumah korban.
Bemo tewas usai terlibat perkelahian dengan seorang lelaki berinisial NP alias Opal.
Adapun pengakuan dari salah satu saksi di tempat kejadian perkara (tkp) mengatakan duel berdarah tersebut bermula ketika NP alias Opal dan teman-temannya menghadang seorang remaja bernama Coki, yang merupakan anak dari korban Bemo.
Tak terima, Coki lantas menghubungi ayahnya Bemo, yang saat itu langsung marah, dan mencari Opal sambil membawa senjata tajam.
Saat bertemu di TKP , Noval yang diduga
juga sudah membawa sajam akhirnya terlibat duel dengan korban Bemo. Keduanya saling berbalas tikam. Opal kena tikam kemudian terjatuh, saat terkapar Opal sempat menikam bagian kaki Bemo.
Bemo pun jatuh di samping Opal, saat itu Opal kemudian menikam dada kanan dari korban.
Aksi perkelahian berdarah tersebut sempat disaksikan banyak warga yang ada di tempat kejadian perkara.
Saat itu juga, oleh warga keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit, hingga akhirnya pihak rumah sakit Manado Medical Center menyatakan Indra Matheos alias Bemo meninggal dunia.
Guna kepentingan penyidikan pihak kepolisian, Jasad korban kemudian dibawah ke RS Bhayangkara Karombasan untuk dilakukan otopsi. Ratusan teman dan keluarga dan Bemo tampak menghantar ke RS untuk otopsi.
Sementara Opal rekan duel korban, kabarnya sudah dirujuk ke rumah sakit lainnya untuk mendapat perawatan medis, dan dalam penjagaan ketat pihak Polresta Manado.
Berdasarkan pengakuan pelaku, saat kejadian ia berada di rumah dan korban (Bemo )bersama temannya datang untuk mencarinya.
Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol
May Diana Sitepu ketika dikonfirmasi mengatakan kasus ini kini dalam penanganan Satreskrim Polresta Manado.
“Bemo (Korban) mengalami luka tikaman dibagian pelipis kiri, dada kanan, tangan kiri dan lutut kanan dekat paha dalam. Sedangkan pelaku luka tikam di bagian paha kaki kanan dan pundak kanan,” ujar Kompol May Diana, Senin (18/12/2023).
“Saat ini terduga pelaku dalam pengawasan Polisi di rumah sakit,” pungkas Kasat Reskrim. (***)






