CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menanggapi persoalan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun yang digiring makin kesini sehingga harus menjadi sorotan publik.

Namun saat disinggung terkait hal tersebut, Panglima TNI Periode 2013-2015 itu tak menanggapi secara detail dan cenderung menyikapinya dengan rasa santai.
“Apa lagi yang perlu ditanggapi? biasa saja,” kata Moeldoko terhadap sejumlah awak media saat menghadiri Rakernas V Pergunu, di Alun-alun Leuwimunding, Kabupaten Majalengka , Sabtu (17/6/2023).
Sebelum menjadi sorotan, diketahui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko diketahui begitu dekat Ponpes Al-Zaytun.
Bahkan ketika, KSAD Terpendek sepanjang sejarah ini mengalami kedukaan, ditinggal sang istri tercinta, Pemimpin Ponpes Al-Zaytun terlihat hadir kemudian memberikan penghiburan kepada dirinya.
Dikabarkan juga, Sejak masih bertugas sebagai Pangdam Siliwangi hingga pensiun dinas kemiliteran, Moeldoko diketahui beberapa kali mendatangi Ponpes yang berada di Kabupaten Indramayu Jawa Barat tersebut.
Menurut Peraih bintang Adhi Makayasa-Trisakti Wiratama 1981 ini, apa yang dilakukan Sykeh Panji Gumilang di Mahad Al Zaytun, merupakan cara membentuk karaktek berkebangsaan
Secara Gamblang serta Tegas, Moeldoko pernah Menyebutkan, Syekh Panji Gumilang berhasil menanamkan nilai kebangsaan kepada para santri di Mahad Al-Zaytun. (Dego*)






