
CAHAYASIANG.ID, JAKARTA – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), M.M.R.S., menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan Musyawarah dan Konsolidasi PERDOKMIL yang berlangsung di Grand Ballroom Hermina Kemayoran Lantai 26, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Pantauan langsung Media Cahaya Siang Id, dalam forum tersebut dr. Prihati menyampaikan materi bertajuk “Universal Health Coverage (UHC) untuk Ketahanan Kesehatan Nasional”, yang menekankan pentingnya jaminan kesehatan sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Menurutnya, kehadiran BPJS Kesehatan dalam forum PERDOKMIL merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia kesehatan sipil dan militer dalam membangun sistem kesehatan nasional yang tangguh.
”Pada tanggal 11 Juli 2026, hari Sabtu ini, saya diberi kesempatan oleh Perkumpulan Kedokteran Militer untuk menyampaikan materi mengenai Universal Health Coverage (UHC) dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional. Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan,” ujar Dr. Prihati.
Ia menjelaskan bahwa ketahanan kesehatan nasional sangat bergantung pada kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan terus berupaya mencapai target Universal Health Coverage, yaitu seluruh rakyat Indonesia menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
”Program ini bertujuan memastikan setiap warga negara memperoleh perlindungan kesehatan melalui sistem asuransi sosial. Dengan perlindungan kesehatan yang baik, masyarakat akan tetap sehat, produktif, mampu bekerja, sehingga ikut mendorong pembangunan ekonomi nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Dr. Prihati Pujo menegaskan bahwa masyarakat yang sehat akan memperkuat produktivitas nasional, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi dan ketahanan fiskal negara.
”Kesehatan adalah investasi bagi pertahanan bangsa. Ketika masyarakat sehat, pembangunan ekonomi menjadi kuat, ketahanan fiskal semakin baik, dan pada akhirnya memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh,” jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Dr. Prihati berharap kolaborasi antara unsur sipil dan militer terus ditingkatkan, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat.
”Saya berharap kolaborasi antara sipil dan militer terus berkembang, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Terima kasih,” tutupnya.
Kegiatan Musyawarah dan Konsolidasi PERDOKMIL 2026 dihadiri oleh para purnawirawan TNI, tenaga kesehatan,PERDOKMIL Sulawesi Utara, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan. Selain keynote speech, acara juga diisi dengan musyawarah organisasi, pembahasan program kerja, penetapan AD/ART, serta pemberian penghargaan kepada anggota PERDOKMIL yang berprestasi. (*Anton)


