
CAHAYASIANG.ID, MINSEL – Dugaan penyalagunaan Dana Desa yang diduga melilit Plt Hukum Tua Desa Sapa Barat berinisial DM menuai kecaman warga hingga mendesak Inspektorat Minahasa Selatan untuk turun melakukan pemeriksaan.
Dugaan kejanggalan terkait penyalagunaan Dana Desa ini menurut sejumlah warga dilakukan sejak Plt. Hukum Tua tersebut memimpin.
Desakan warga meminta agar Inspektorat minahasa selatan segera mengusut tuntas masalah tersebut tentu sangat beralasan.
Pasalnya menurut warga, sejak tahun 2023 hingga 2024 pejabat Hukum tua sapa barat diduga telah melakukan Pemalsuan Dokumen Laporan Penggunaan Dana Desa.
”Terkait dugaan tersebut kami masyarakat minta Dinas Inspektorat jangan cuma hanya menerima berkas laporan, akan tetapi perlu turun langsung mengecek kebenaran laporan di lapangan apakah itu sesuai atau tidak”. Ujar Novel A. Waroka, SIP., Sabtu (26/07/2025).
Selain penggunaan Dana Desa dari tahun sebelumnya hingga tahun lalu, banyak terjadi kecurigaan dan kejanggalan, namun sayangnya itu tetap diterima oleh instansi terkait. Tanpa dilakukan cek n ricek. Jelasnya
“Selain Dana Desa, penyalagunaan anggaran disinyalir juga melibatkan Dana Ketahanan Pangan, BLT, Posyandu dan kegiatan pembangunan fisik lainya yang tidak jelas pelaksanaannya.” Beber Novel Waroka.
Merasa kecewa terhadap kinerja Inspektorat, warga pun membawa masalah ini ke rana hukum. Dengan harapan supaya Pejabat Hukum Tua Desa Sapa Barat dapat diperiksa dan bisa mempertanggungjawabkan semua penggunaan Anggaran Dana Desa.
”Bukti-bukti terkait dugaan penyelewengan Dana Desa dan lain sebagainya telah kami bawa dan serahkan ke Polres Minsel minggu lalu. Kami berharap Hukumtua Sapa Barat Dany Mamangkey segera diperiksa terkait atas dugaan penyalagunaan Dana Desa. Dan ingat kasus ini akan dikawal sampai tuntas”. Tegas Novel Waroka.
Saat ditemui, Hukum tua DM terlihat langsung menyibukan diri dengan ponselnya dan berupaya menghindari para awak media.
Dengan sudah diserahkanya laporan tersebut, masyarakat pun berharap Pihak Penegak Hukum dapat memproses laporon tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.
Menyikapi persoalan tersebut, warga menilai bahwa oknum Hukum Tua DM sama sekali tidak layak lagi menjadi pemimpin di Desa Sapa Barat.
Atas krisis kepercayaan tersebut, warga pun mendesak Bupati Minahasa selatan Franky D Wongkar,SH untuk segera mencopot DM dari jabatan Plt Hukum Tua Desa Sapa Barat karena tidak layak menjadi pemimpin maupun panutan. (R_01)






