CAHAYASIANG.ID, MINUT – Mewakili Bupati Minut Joune Ganda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara Ir Nofly Wowiling membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak(KLA) Kabupaten Minahasa Utara, yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Senin (26/2/2024) di Aula Bapeda Minut.

Dikatakan Sekda, tumbuh kembang anak yang ada di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menjadi perhatian serius dari Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulong.
” Kita terus berupaya melalui program dan kegiatan dalam rangka penguatan kabupaten layak anak supaya bisa terpenuhi. Disitu juga kami terus berupaya untuk menciptakan adanya rasa nyaman bagi anak-anak dimana mereka bersama keluarga pun masyarakat,” terang Wowiling seraya menambahkan, melalui berbagai instansi kita pertajam lagi program-progam, diantaranya, Dinas Kesehatan dalam program peningkatan gizi masyarakat. Dan untuk dinas pendidikan, salah satu upaya pemerintah adalah bagaimana menghadirkan ruang bermain bagi anak-anak, baik itu ruang umum maupun disetiap kantor yang ada.

Kesempatan yang sama, Kepala DP3A Minut Hanny Tambani kepada sejumlah wartawan, mengatakan, dengan adanya rapat koordinasi ini, Dinas P3A Minut berupaya membuat jadwal sehingga persiapannya kedepan apabila ada yang kurang akan dipersiapkan sebaik mungkin dan dalam persiapan menjadi lebih matang.

Menjadi urgensi dalam rapat kali ini adalah ketersedian dokumen karena semua yang dilakukan masih merupakan evaluasi mandiri yang dilakukan sendiri.
“Untuk angka kekerasan sesuai Aplikasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) yang sudah dibangun oleh Kementerian PPA, di Minahasa Utara pada tahun 2023 tercatat ada 27 kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Namun demikian kasus kekerasan PPA di Minut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022 yang tercatat 39 kasus PPA,” pungkas Tambani.

Diketahui, semua kasus terkait PPA yang dilaporkan ke DP3A, korbannya mendapatkan pendampingan sampai selesai, karena merupakan komitmen yang harus dilaksanakan.(Rubby Worek)






