CAHAYASIANG, SANGIHE – Sudah dua hari ini sejak Sabtu sampai Minggu 20-21 Januari 2024 Cuaca Extreme dengan Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan banjir melanda di beberapa Wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Seperti yang melanda Desa Laine Kecamatan Manganitu Selatan sejak sore tadi, sampai dengan malam ini Pukul 21.00 Wita, Curah Hujan masih tinggi dan Banjir belum lagi surut. Informasi yang diterima media Cahayasiang.id, ketika menghubungi Kapitalaung (Kepala Desa) Laine Alci Lahonda, pada Minggu (21/01/24).
Alci Lahonda mengatakan lewat WhatsApp, bahwa sampai saat ini (Pukul 21.00 Wita) Curah Hujan belum menunjukan tanda-tanda mereda . “Curah Hujan masih sangat tinggi dan kondisi Desa Laine saat ini masih Banjir,” ungkap Kapitalaung.
Lebih lanjut Ia mengatakan, untuk warga masyarakat yang rumahnya terendam Banjir saat ini sudah diungsikan. “Bagi warga yang rumahnya terdampak Banjir mereka sudah diungsikan ke Gereja GMIST Bait Zalil dan di Gedung Paud yang tempatnya berada agak jauh dari banjir. Ironisnya saat mereka tengah mengungsi ada masyarakat yang sedang sakit dan di tandu dengan alat seadanya belum lagi ada anak-anak dan Lansia,” tutur Lahonda.
Memang Desa Laine boleh dikatakan Langganan Banjir ketika sedang Hujan lebat. Sehingga Pemkab Sangihe harus berpikir keras lagi dalam mencari solusinya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Johanis Pilat S,sos MM H. Kepada Insan Pers mengungkapkan bahwa hingga saat ini ada tiga Kecamatan yang terdampak.
“Selain Desa Laine di Kampung Pintareng 1 Tabukan Selatan Tenggara juga terdampak. Sedangkan di ruas jalan Kampung Salurang Kecamatan Tabukan Selatan Tengah juga tidak dapat dilalui oleh kendaraan,” ucap Pilat .
Dirinya juga menambahkan beberapa titik ruas jalan yang tidak bisa dilewati Oleh Kendaraan.
” Selain itu di lindongan 2 ruas jalan pintareng-dalokaweng dan lindongan 3 kawiwi ruas jalan pintareng-tumalede juga tidak bisa dilewati dan tercatat ada 8 rumah yang terendam banjir di wilayah Pintareng, dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa,” tutur Pilat.
Terpantau awak media ,Meski di guyur hujan deras Warga yang terdampak sudah dievakuasi sementara ke tempat yang aman.
Lebih lanjut Johanis Pilat mengatakan, Tim reaksi cepat penanggulangan bencana BPBD Kabupaten Sangihe, saat ini sedang melakukan konsolidasi untuk merumuskan perencanaan respon yang efektif ke wilayah-wilayah terdampak.
“Kami akan terus memperbarui informasi seiring dengan perkembangan situasi,” pungkasnya. (*Anto)






