CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menjawab wacana Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), serta kerja sama partainya bersama PKB.
“Jadi barang kali baru mungkin idea atau gagasan dari kawan-kawan, kemungkinan,” kata Surya Paloh, Setelah menggelar rapat tertutup dikantor DPP Partai Nasdem, Kamis (31/8/23) tadi malam, di Gondangdia, Jakarta Pusat.

Menurut Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem itupun menjelaskan, Sosok Ketua Umum PKB Cak Imin bukan orang lama.
“Puluhan tahun yang lalu, Saya anggap, Adek saya. Cak Imin pernah disini dikantor ini, jangan salah dia punya latar belakang yang sama komunitas pers,” jawab Surya Paloh.
Setelah itu, Pimpinan Utama Partai Nasdem tersebut merespon mengenai surat Demokrat di Media Sosial. Dimana menyinggung akan keluar koalisi jika memasangkan Anies-Cak Imin karena kecewa.
“Saya hormati, Apalagi yang harus saya katakan? Kalian lihat kira-kira model saya ada bakat sebagai pengkhianat atau tidak,” ucap Surya Paloh.
PKB Sambut Baik Tawaran Nasdem
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menerima tawaran Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh untuk menjadikan Cak Imin sebagai bacawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024.
“Terkait dengan tawaran kerja sama dengan NasDem, maka tadi pleno menyatakan dan menyambut baik tawaran kerja sama, dari NasDem,” ujar Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid di Kantor DPP PKB, Jl. Raden Saleh Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat, (1/9/2023).
Syarat Usung Capres-Cawapres
Sebagaimana dijelaskan UU Nomor 7 tahun 2017, Calon Presiden atau Calon Wakil Presiden yang akan bertarung di Pilpres harus menguasai atau di dukung 115 kursi milik Partai Politik di DPR RI.
Dimana sesuai dengan UU Nomor 7 tahun 2017, Partai Nasdem mempunyai 59 kursi, dan PKB 58 kursi, jika ditotalkan menjadi 117 kursi melebihi syarat minimal (115 Kursi di DPR RI). (DYW)






