CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Ketua Umum Relawan BETA Gibran Twedy Ginting menjelaskan alasan mereka mendorong Walikota Solo Jawa Tengah maju di Pilpres 2024.

Dari keterangan diterima media ini, Selasa (29/8/2023), Ada tiga alasan mendasari hingga mendeklarasikan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres 2024-2029.
Pertama, Alasan Historis
Menurut Ketua Presidium GMNI 2011-2015,
Kita sama-sama tahu bahwa bangsa ini di Merdekakan oleh Pemuda.
“Dan yang kedua, pada saat itu Bung Karno mendirikan PNI 26 tahun, Sutan Syahrir jadi Perdana Menteri 36 tahun, dan Panglima TKR saat itu Sudirman umur 29 tahun, apalagi di Pemilu 2024 kali ini jumlah Pemilih terbesar dari kalangan muda sebesar 56,45 Persen. Jadi sudah saatnya ada figur Milenial atau Gen Z tampil mewakili sebagai calon wakil presiden itu alasan historisnya,” kata Twedy Ginting.
Alasan Kedua, Faktor Kepemimpinan
Bagi Twedy Ginting, Kepemimpinan Mas Gibran ini di Solo. Beliau sangat tegas melakukan tindakan-tindakan yang baik untuk masyarakat.
“Contohnya pada saat ada pungli, beliau langsung memecat oknum aparat yang melakukan pungli bahkan langsung mengembalikan uang itu kepada korban,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan, Yang menarik lagi, beliau menjadi Walikota Solo, anak Presiden, justru kekuasaan itu tidak menjadikan beliau arogan dan lupa pada rakyat, malah sebaliknya beliau semakin down to earth, semakin santun, semakin merakyat.
“Bahkan saat beliau di Bully, di bilang anak ingusan justru Mas Gibran semakin kuat dan matang. Bahkan dukungan beliau maju sebagai Wakil Presiden semakin menggema dari seluruh Nusantara,” jelasnya.
Faktor Ketiga, Adalah Prestasi
Kemudian Twedy Ginting menekankan, Kita sama-sama tahu, bahwa Prestasi Mas Gibran di Solo sangat luar biasa.
“Solo menjadi Kota paling toleran di Indonesia, Semua hari-hari besar keagamaan bisa dirayakan dan dilaksanakan di Balai Kota Solo,” lanjutnya.
Setelah itu, Dirinya menyinggung, Angka kemiskinan di Solo saat pandemi kemarin sebesar 6,25 Persen jauh diatas angka pertumbuhan ekonomi nasional.
“Yang berikutnya, selama kepemimpinan Mas Gibran di Solo. Solo dijadikan destinasi wisata terbaik, contohnya adalah Masjid Syeikh Zayed hari-hari ini rata-rata pengunjungnya 4000 orang,” sambungnya.
Selaku Ketua Umum BETA Gibran, Twedy Ginting kembali menegaskan, Relawan BETA Gibran hanya fokus, kepada Mas Gibran.
“Sebagai calon wakil presiden untuk merepresentasikan kelompok generasi Milenial dan Z,” tutupnya.
(RS*)





