• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Saturday, 16 May 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Cengkeh Minahasa dan Pala Siau Dipamerkan di Jenewa Swiss

Cengkeh Minahasa dan Pala Siau Dipamerkan di Jenewa Swiss

18/07/2024
in Internasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, Manado – Cengkeh Minahasa dan Pala Siau merupakan produk Indikasi Geografis Sulawesi Utara yang dipamerkan pada kegiatan Sidang Majelis Umum ke-65 Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) di Jenewa pada tanggal 9 – 17 Juli 2024.

Pada halaman resmi Facebook Kemenkumham Sulut disebutkan bahwa cengkeh dari Kabupaten Minahasa telah didaftar sebagai produk Indikasi Geografis (IG) sejak 13 Agustus 2015 itu, memiliki aroma yang sangat harum dan penampilan cerah yang mengkilat.

(kumhamsulut)

ini disebabkan oleh faktor alam dan lingkungan geografis wilayah Minahasa yang spesifik. Bunga cengkeh kering Cengkeh Minahasa berwarna coklat hingga coklat kehitaman. Masyarakat Perlindungan Cengkeh Minahasa (MPCM) pun menggunakan standar mutu SNI sebagai pedoman standar mutu.

Sementara Pala Siau dari Kabupaten Kepulauan Siau, terumata biji Pala kering, telah didaftarkan sebagaia produk Indikasi Geografis sejak 20 November 2015. Batok dari Pala Siau berasal dari biji buah pala yang matang fisiologis di pohon.

Biji pala tersebut dipisahkan dari daging buah dan dikeringkan sampai kadar air sekitar 12 %. Biji Pala kering dengan batok berwarna coklat kehitaman berkilap, memiliki ukuran panjang 4 hingga 4,5 cm, dengan diameter 3,5 – 4 cm, yang bentuknya bulat sampai agak lonjong.

Biji Pala Siau memiliki ciri khas berat dan berbunyi apabila diguncangkan. (*/ak)

Post Views: 3,311
Bagikan ini :
Previous Post

Jabat Direktur, Dokter Alain Beiyah Tingkatkan Pelayanan dan Keterbukaan RSUD MWM

Next Post

Wounde Minta Jakarta Perhatikan Marore Sebagai Beranda NKRI

Next Post

Wounde Minta Jakarta Perhatikan Marore Sebagai Beranda NKRI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In