
CAHAYASIANG.ID, SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Mei 2024. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada tujuh unit rumah serta satu unit jaringan pipa air bersih di wilayah kampung terdampak.
Rinciannya, empat rumah mengalami kerusakan ringan, dua rumah rusak sedang, satu rumah rusak berat, dan satu jaringan pipa air bersih mengalami kerusakan sedang.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di ruang serbaguna Kantor Bupati Sangihe pada Rabu (7/5/2025) dan diserahkan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari. Ia didampingi oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari dan Kepala BPBD, Wandu Labesi.
Dalam sambutannya, Bupati Thungari menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak berupa uang tunai, melainkan material bangunan. “Nilai total bantuan ditaksir sebesar Rp25.106.000, disalurkan dalam bentuk balok atau totara, seng, paku, semen, tripleks, serta pipa untuk memperbaiki jaringan air bersih,” jelasnya.
Thungari menambahkan, penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan visi dan misi pembangunan “Sangihe Sejahtera dan Berbudaya” yang dituangkan dalam program Sapta Membara. Ia merinci empat poin penting dalam bantuan ini:

Reformasi Birokrasi yang Melayani – Pemerintah hadir secara cepat dan tepat sasaran merespons kebutuhan masyarakat pasca bencana.
Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat – Pemerintah memastikan hak atas tempat tinggal dan akses air bersih tetap terpenuhi.
Peningkatan Layanan Sosial – Bantuan ini menyentuh aspek sosial, kemanusiaan, dan keberlanjutan hidup masyarakat.
Pengelolaan Sumber Daya Alam – Meningkatkan sistem penyediaan air bersih sebagai kebutuhan pokok masyarakat.
Bupati juga menyampaikan harapannya kepada warga penerima bantuan yang tersebar di wilayah Manganitu Selatan, Manganitu, Tahuna Barat, Tahuna Timur, dan Kendahe.
“Gunakan bantuan ini sebaik mungkin, jadikan sebagai awal dari pemulihan berkelanjutan. Ini bukan hanya tentang membangun kembali rumah, tapi juga membangkitkan semangat dan harapan kita semua. Pemerintah hadir untuk rakyat, terutama saat mereka terdampak bencana,” tutup Thungari.
Turut hadir dalam acara tersebut Camat Tahuna Barat, Tahuna Timur, Kendahe, Mangsel serta masyarakat penerima bantuan serta undangan lainnya. (*Anto Harindah)






