
CAHAYASIANG.ID, MANADO- Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Tondano Provinsi Sulawesi Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Hotel Grand Whiz Megamas Manado pada tanggal 02-03 Juli 2026.
Untuk itu, puluhan Petani Hutan, perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) dari kabupaten/kota di Sulut “harus dikurung” dan menginap di Hotel mewah di pusat Kota Metropolitan Manado.
Secara resmi, kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Daerah Sulut Rainier Dondokambey, S.Hut, MAP. Dalam laporannya, Kasi Penguatan Kelembagaan BP DAS Tondano Efendi Payuyu, S.Hut, M.Si menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 7 Kelompok Tani Hutan (KTH) yang sudah menanda tangani kontrak untuk mengelolah KBR di Sulut.
“Ada 7 KBR yang lolos ferivikasi dan terpilih dari 28 kelompok yang mengajukan proposal. Setiap KTH mendapat dana dari APBN sebesar seratus juta untuk membuat 30 ribu bibit siap tanam,” kata Payuyu.
Sementara itu, usai membuka kegiatan, KadisHut Sulut Rainier Dondokambey langsung meneruskan arahan Gubernur Sulut Mayjend TNI (Purn) Yulius Stevanus Komaling (YSK).
“Pak Gubernur mengatakan, pemerintah sangat memberi perhatian pada semua upaya untuk merehabilitasi dan melestarikan hutan di Sulut,” ucapnya.
Kaitan penanganan Hutan, lanjutnya, saat ini kabupaten/kota tidak lagi punya kewenangan. “Di kabupaten/kota tidak ada lagi Dinas Kehutanan. Gantinya, di Sulut sudah ada 6 UPTD Unit,” katanya.
Berikut, 7 KBR Pembuat Bibit Tanaman Hutan di Sulut. Sejahtera-Tumaratas Kecamatan Langowan Barat-Minahasa, Ka Upusan- Kanonang Dua Kecamatan Kawangkoan Barat-Minahasa, Ro Okos Songkel-Kiawa Dua Timur Kecamatan Kawangkoan Utara-Minahasa, Esa Toroan-Kombi Kecamatan Kombi-Minahasa, Pinaesaan-Kayawu Tomohon Utara-Tomohon, Berkat-Towuntu Kecamatan Pasan-Minahasa Selatan, Double R-Poniki Kecamatan Pasan-Minahasa Selatan. (JOPPY WKR)


