CAHAYASIANG.ID, SULUT – BNN (Badan Narkotika Nasional) Sulawesi Utara menggelar Bimtek (Bimtek) Penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di Hotel Mercure Kalasey, Selasa-Rabu (21-22/11/2023).

Beberapa narasumber ditampilkan pada kegiatan yang diikuti 30 peserta utusan instansi pemerintah baik provinsi, kabupaten/kota maupun kecamatan dan dibukan pelaksanaannya oleh Korbid P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) BNN Sulut Sam G. Repy di dampingi Terry Tikoalu (Ketua Panitia) dan Rika Oktaviany (Staf P2M BNN Sulut).
Salah satu narasumbernya adalah Ketua KTN (Komunitas Tolak Narkoba) Lexie Kalesaran yang membawakan materi Metode Pencegahan dalam Upaya P4GN, yang dimoderatori Selfie .J. Ulaen, S.Pd, SSi, M.Kes (Dosen Poltekes).
Dalam pemaparan materinya, Kalesaran mengawali dengan penjelasan seputar bahaya narkoba, jenis narkoba menurut golongan/pengelompokkannya, ciri-ciri penyalahguna, prevalensi penyalahgunaan narkoba di daerah ini, sanksi penyalahgunaannya, peran serta masyarakat dalam P4GN.
Peran serta tersebut dilakukan termasuk oleh para penggiat. Itulah sebabnya, sebut Kalesaran yang adalah juga Ketua Perhimpunan Putra Putri (PPP) Brimob, sebagai penggiat perlu mengetahui metode dalam upaya P4GN.
“Dalam upaya P4GN, penggiat perlu mengetahui sasaran/target kegiatan. Sebab, masing-masing sasaran/target punya spesifikasi. Selain itu, perlu pula mengetahui situasi/kondisi mereka,” ujarnya di sesi terakhir hari pertama kegiatan.
Untuk metode yang bisa digunakan dalam upaya P4GN, narasumber/pembicara di banyak kegiatan dengan banyak materi/topik ini memaparkan beberapa metode tersebut di antaranya tatap muka, sosialisasi (berkelompok), pengajaran/pelatihan/bintek, menggunakan medsos, buku/selebaran/stiker/spanduk/baliho, pendampingan, contoh/teladan.
“Semakin banyak orang yang tahu tentang bahaya narkoba maka akan semakin banyak orang yang tidak akan coba-coba pakai dan tidak akan menjadi pengedar sehingga prevalensi penyalahgunaan narkoba di daerah ini semakin menurun,” tandas Kalesaran.

Penggiat dan relawan anti narkoba ini menegaskan, upaya P4GN memerlukan sinergitas banyak pihak termasuk para penggiat. Makanya ia mengajak untuk bersinergi dalam upaya P4GN.
Narasumber lainnya adalah Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi, SIK, MM yang membawakan materi Strategi P4GN, Wadir Reserse Narkoba Polda Sulut AKBP Raswin Sirait (Aspek Hukum dalam P4GN), Drs. Lengkana Nasman, S.Psi (Pengetahuan Dasar Adiksi, Konseling dan Rehabilitasi), Dosen Politeknik Negeri Manado Beldi Tombeg, ST, M.Ars (Literasi Digital dalam P4GN)
Selain itu, Direktur Lembaga Bimbingan Psikogi Jeinner J. Rawung, S.Psi, M.Pd (Pengembangan Karakter Individu sebagai Penggiat P4GN), Balai Bahasa Sulut Irene DC Rindorindo, SS, M.Hum (Public Speacking dalam rangka penyampaian P4GN), dan Korbid P2M BNN Sulut/Penyuluh Narkoba Ahli Madya Drs. Sam G. Repy (Rencana Aksi P4GN). (*JL)






