CAHAYASIANG.ID, Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), berkormitmen untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, efisien, dan akuntabel. Salah satu upaya untuk mewujudkan komitmen ini adalah dengan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Sulawesi Utara (BPKP Sulut),
Kepala BKAD Kota Manado, Constantine Doaly mengatakan, pihaknya terus berbenah sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan transformasi digital di bidang pemerintahan.
“Kami intensif berkonsultasi dengan pihak BPKP agar bisa mendapatkan masukan yang tepat terkait pengelolaan keuangan daerah,” ucapnya.
Pekan lalu, lanjut Constantine, BKAD Manado telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait “Penggunaan Aplikasi Simgaji dan Penatausahaan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Kota Manado, pada 13-14 November 2025 di Hotel Grand Puri Manado, yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Manado, Steaven Dandel.
Dijelaskan Constantine, bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman teknis kepada para operator aplikasi dan bendahara pengeluaran di perangkat daerah. “Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi terkait proses pengajuan SPM, SP2D, serta pelimpahan kewenangan pengelolaan data gaji ASN,” ungkapnya.
Kedepan, BKAD Kota Manado akan lebih mengoptimalkan kerjasama dengan pihak BPKP Sulut, terutama dibidang pelaporan pengelolaan keuangan yang baik dan sesuai aturan.
“Apalagi nanti ada kewenangan soal pengelolaan data gaji ASN yang akan dilimpahkan kepada para operator dan bendahara disetiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah-red)”, sebut Constantine. (ak)






