CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, memperingatkan semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menjaga kelangsungan hidup orangutan.
“Jangan malah saling menghambat,” tegas Moeldoko, saat meninjau pusat rehabilitasi dan konservasi orangutan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), di Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (21/7/23).

MOELDOKO TEKANKAN PERLUNYA KOLABORASI ANTARA PEMERINTAH, DAN NON PEMERINTAH
Pada kesempatan yang sama, Moeldoko mengatakan, kolaborasi antara pemerintah, dengan lembaga non pemerintah, dan masyarakat umum sangat dibutuhkan dalam perlindungan dan konservasi orangutan.
Peraih Bintang Adhi Makayasa tahun 1981 itu juga menambahkan, Jika tidak dilakukan, spesies ikonis itu tidak akan tertolong.
“Masa depan orangutan di Indonesia sangat ditentukan oleh aksi cepat yang kolaboratif. Jangan saling mengedepankan ego sektoralnya,” kata Panglima TNI 2013-2015 tersebut.
MOELDOKO ANGGAP YIARI PUNYA KEMAMPUAN DAN FASILITAS
Dia menilai, keberadaan YIARI sebagai organasisai non pemerintah yang fokus pada penyelamatan, perlindungan, dan konservasi orangutan layak mendapat dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah.
“YIARI punya kemampuan dan fasilitas lengkap, dokter hewannya juga selalu siaga. Setiap orangutan dipantau secara detail. Gerakan ini patut kita dukung,” pesan Moeldoko. (Dego*)





